Baznas Sawahlunto Salurkan Zakat Reguler Tahap II 2026, Total Dana Tembus Rp3 Miliar untuk 2.948 Mustahiq
Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sawahlunto kembali menegaskan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat melalui penyaluran zakat reguler Tahap II. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Agung Nurul Islam, Rabu (19/4/2026).
Berdasarkan data Baznas Kota Sawahlunto, hingga penyaluran Tahap II April 2026, total dana zakat yang telah disalurkan sejak Januari mencapai Rp3 miliar. Dana tersebut telah menjangkau 2.948 penerima manfaat (mustahiq) di berbagai wilayah Kota Sawahlunto.
Penyaluran zakat kali ini difokuskan pada dua sektor strategis yang dinilai paling krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pertama, sektor pendidikan melalui bantuan biaya sekolah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu guna menjamin keberlangsungan pendidikan mereka. Kedua, sektor ekonomi melalui penguatan modal usaha, yang diharapkan mampu menjadi stimulus bagi mustahiq untuk berkembang dan mandiri secara finansial.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas capaian kinerja Baznas yang dinilai semakin profesional. Ia menekankan bahwa peningkatan jumlah penghimpunan dan penyaluran zakat tidak terlepas dari pengelolaan yang transparan dan akuntabel, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat (muzakki).
“Kinerja Baznas yang meningkat bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan seberapa besar kepercayaan masyarakat yang berhasil dijaga, serta seberapa luas manfaat yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Riyanda Putra.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas menjadi kunci dalam memperluas dampak program zakat, tidak hanya sebagai bantuan sosial, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan.
Baznas Kota Sawahlunto berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan capaian hingga April 2026 ini, diharapkan program zakat dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak mustahiq di masa mendatang. (Ris1)