Beberapa SDN Di Solo Minim Pendaftar
Solo - Spektroom : Dalam Pelaksanaan Sistem Pemerimaa Murid Baru SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, beberapa SD di Kota Solo minim pendaftar.
Dari pantuan di lapangan, sekolah-sekolah yang berada di kawasan niaga dan perkantoran kesulitan memenuhi kuota ideal rombongan belajar akibat berkurangnya jumlah penduduk usia sekolah di wilayah tersebut.
Salah satunya SDN Tegalayu Surakarta, dimana menurut Kepala Sekolah Sutanto, saat ini baru mendapatkan lima pendaftar dari total kebutuhan puluhan siswa dikarenakan lingkungan sekolah didominasi pertokoan dan area bisnis.
"Di sini kan kebanyakan ruko, warga sekitar rumahnya banyak yang dijual atau diganti rugi, sehingga banyak yang sudah pindah ke daerah lain walaupun KK-nya masih di sini," Jelas Sutanto, ( Sabtu, 04/05 2026.)
Kondisi demografis serupa juga terjadi di SDN Kauman Surakarta, tercatat jumlah pendaftar yang sangat minim bahkan diperparah dengan beredarnya rumor penggabungan sekolah (regrouping).
Selain itu menurut Guru SDN Kauman, Suyanto, penerapan sistem zonasi secara ketat juga turut menjadi kendala yang paling signifikan, mengingat pada masa kejayaannya sekolah menerima banyak siswa dari luar wilayah, khususnya anak-anak dari para pedagang Pasar Klewer.
"Dulu banyak murid dari pedagang Pasar Klewer karena di luar daerah, tapi dengan adanya zonasi anak-anak itu tidak bisa masuk ke sini," kata Suyanto. (Dan)