Bencana Banjir Sorong Papua Barat Berangsur Surut Berkat Kesigapan Tim Kementerian PU

Bencana Banjir  Sorong Papua Barat Berangsur Surut Berkat Kesigapan Tim Kementerian PU
Kota sorong terlihat sebelum banjir surut ( foto: birkom pu)

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan langkah tanggap darurat terhadap bencana banjir yang melanda Kota/Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat yg disebabkan oleh curah hujan tinggi lebih dari 150mm/hari sejak Minggu tanggal 14 September 2025.

Curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang lama disertai adanya pasang surut air laut menyebabkan meningkatknya aliran air, debit serta volume air pada lima sungai yaitu, Sungai Klagison, Klasaman, Mariat, Klamalu, dan Makbusun sehingga meluap dan menggenangi permukiman warga dan akses jalan dibeberapa wilayah di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong dengan ketinggi genangan mencapai 20-80 cm. 

Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan pers nya kepada media di Jakarta,Senin ( 15/9/2025) menegaskan komitmen Kementerian PU dalam penanganan bencana di seluruh Indonesia. "Kami terus memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak. Kementerian PU akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjit di Kota/Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat," kata Menteri Dody.

Salah satu sungai di Sorong yang dilanda bsnjir Senin sudah surut ( foto : birkom pu)

Bencana banjir tersebut mengakibatkan sebanyak 54 rumah penduduk di Kota Sorong dan 1400 rumah di Kabupaten Sorong serta fasilitas umum dan pemerintahan, perkantoran, rumah ibadah, dan jalan akses ikut terdampak.

Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat telah melakukan koordinasi dengan TNI-Polri, Pemerintah Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota/Kabupaten Sorong untuk melakukan monitoring kondisi terkini.

Selain itu Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan BWS Papua Barat telah melakukan pengecekan ke lokasi bencana untuk mendata infrastruktur yang berpotensi terdampak bencana dan menyusun program prioritas penanganan darurat.

Penanganan yang telah dilakukan Kementerian PU dengan mengerahkan mobile pump, pompa alkon, bahan banjiran, alat berat untuk membuka drainase yang tersumbat, dan membuka tiga penampungan bagi warga yang terdampak.

Berdasarkan hasil pantauan BWS Papua Barat pada Senin 15 September 2025, genangan air dipermukaan warga berangsur-angsur surut dan debit air sudah normal sehingga jalan nasional sudah aman untuk dilalui.

Berita terkait

Parekraf Jaksel Dorong Pelaku Ekraf Kuasai AI dan Akses Permodalan

Parekraf Jaksel Dorong Pelaku Ekraf Kuasai AI dan Akses Permodalan

Jakarta - Spektroom: Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kota Administrasi Jakarta Selatan mendorong pelaku ekonomi kreatif meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), serta memperluas pemahaman mengenai akses permodalan. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Ekonomi Kreatif bertema

Irvan Idris Saleh
103 Peserta Ikuti MPAK, Pemko Sawahlunto Perkuat Tata Kelola BUMDes Antikorupsi

103 Peserta Ikuti MPAK, Pemko Sawahlunto Perkuat Tata Kelola BUMDes Antikorupsi

Sawahlunro-Spektroom: Pemerintah Kota Sawahlunto memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui pengembangan Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK). Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes sekaligus memitigasi risiko korupsi dalam pengelolaan usaha desa. Kegiatan tersebut dibuka Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah bersama Kepala BPKP Perwakilan Sumatera Barat

Riswan Idris, Rafles
ссс