Berenang Jadi Pilihan Lansia Menjaga Kebugaran dan Meredakan Nyeri Sendi

Berenang Jadi Pilihan Lansia Menjaga Kebugaran dan Meredakan Nyeri Sendi
Kolam renang menjadi pilihan untuk olahraga dan terapi kesehatan kalangan lansia di Solo. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta – Spektroom: Menikmati masa tua bukan berarti berhenti beraktivitas. Bagi sebagian warga lanjut usia (lansia) di Solo Raya, berenang justru menjadi pilihan untuk tetap menjaga kebugaran sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan yang menyenangkan.

Pemandangan itu terlihat di Kolam Renang Tirta Suci Kedung Biru, Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (8/8/2026). Sejak pagi, sejumlah pengunjung yang datang tidak hanya anak-anak dan kaum muda, tetapi juga pasangan suami istri yang sudah tidak lagi muda.

Hartini, 57 tahun, warga Jebres, Solo, misalnya, mengaku rutin berenang dua kali dalam sepekan. Ia biasanya datang bersama suaminya, Rewang, 62 tahun, berenang sejak pukul 06.00 hingga sekitar pukul 07.30.

“Saya rutin seminggu dua kali ke sini. Selain untuk olahraga juga terapi,” ungkap Hartini.

Menurutnya, berenang dilakukan atas anjuran dokter karena ia mengalami keluhan pada sendi lutut. Ia dan suaminya sengaja memilih kolam renang di kawasan pedesaan karena suasananya lebih tenang dan airnya terasa segar.

“Sebenarnya di Kota Solo juga banyak kolam renang, tapi kadang bau kaporitnya tajam dan tarifnya lebih mahal. Kalau di sini airnya lebih segar, tempatnya alami dan luas, dikelilingi persawahan serta pepohonan,” ujarnya.

Rewang menambahkan, kebiasaan berenang juga membuat keluhan sakit pinggang yang dirasakannya berkurang. Ia rela menempuh perjalanan sekitar tujuh kilometer dengan sepeda motor bersama istrinya demi berolahraga.

“Gapapa motoran sekitar 7 kilometer, demi usaha untuk sehat. Dokter menyarankan kami berdua berenang selain jalan kaki,” tuturnya.

Usai berenang, pasangan tersebut menikmati kopi dan gorengan di kantin kolam sambil bersantai. Suasana serupa juga terlihat di tepi kolam. Para lansia saling berbincang dan berbagi pengalaman tentang olahraga dan kesehatan.

Tini, seorang pensiunan, bahkan baru dua kali mencoba berenang di tempat tersebut. Meski belum bisa berenang, ia tetap bersemangat belajar.

“Banyak teman-teman memberi semangat untuk belajar. Setidaknya saya gerakkan kaki di kolam untuk mengurangi nyeri sendi,” katanya.

Kolam Renang Tirta Suci buka mulai pukul 05.00 hingga 17.00 WIB, dengan fasilitas kolam indoor, outdoor dan kolam anak.

“Tiket masuknya Rp10 ribu per orang, sedangkan anak dengan tinggi badan di bawah 80 sentimeter gratis,” ucap seorang petugas loket kolam renang Tirta Suci.

Berita terkait

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Ambon-Spektroom: Kepala Dinas Damkar Kota Ambon,Alfredo Hehamahua  ingatkan Bahaya Kebakaran di musim kemarau panjang. Hal itu dikatakan saat terjadi pohon tumbang  di ruas jalan depan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti), Kota Ambon, Selasa (22/9) pagi. Pohon tersebut dilaporkan terbakar bagian dalam batangnya sehingga tumbang. Laporan mengenai kejadian itu

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti
Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Makassar- Spektroom : Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset harus menjadi instrumen yang mampu memastikan aset hasil tindak pidana, khususnya korupsi, benar-benar kembali kepada negara. Hal itu disampaikan Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) yang juga Asisten Direktur II Pascasarjana UMI Makassar. Menurut

Yahya Patta, Buang Supeno