BGN Siapkan Evaluasi Menyeluruh, Pelanggaran MBG di Kalbar Tak Akan Ditoleransi

BGN Siapkan Evaluasi Menyeluruh, Pelanggaran MBG di Kalbar Tak Akan Ditoleransi
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Kalbar, Agus Kurniawi. Foto: Apolo/Spektroom

Pontianak, Spektroom – Sejumlah dinamika mewarnai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kalimantan Barat. Mulai dari penolakan di salah satu sekolah hingga dugaan kasus keracunan, seluruh peristiwa telah dihimpun dan dilaporkan ke pemerintah pusat.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Kalbar, Agus Kurniawi, menegaskan pihaknya telah melakukan pendataan dan koordinasi menyeluruh atas setiap kejadian yang muncul dalam operasional program tersebut.

“Beberapa peristiwa yang terjadi dalam operasional MBG di wilayah Regional Kalbar sudah kita himpun, kita koordinasikan, dan sudah kita buatkan laporannya ke pusat,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Rabu (25/02/2026).

Salah satu peristiwa yang menjadi sorotan adalah penolakan program MBG di sebuah sekolah di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.

Agus memastikan kejadian tersebut telah dimasukkan dalam laporan resmi dan langsung disampaikan ke pusat untuk ditindaklanjuti.

“Kejadian penolakan MBG di salah satu sekolah di Rasau Jaya terakhir ini juga sudah kita update dalam satu laporan dan sudah langsung kita kirim ke pusat,” tegasnya.

Terkait kemungkinan sanksi atau tindakan lanjutan, Agus menyebut pihaknya masih menunggu instruksi resmi. Hingga kini, belum ada keputusan final terkait langkah apa yang akan diambil atas peristiwa-peristiwa tersebut.

“Untuk peristiwa yang berlaku dalam program MBG di Regional Kalbar, kami masih menunggu instruksi sanksi dan tindakan apa yang akan dilakukan dari pusat,” katanya.

Selain penolakan, BGN Kalbar juga menyoroti beberapa kasus dugaan keracunan makanan yang dikaitkan dengan program MBG. Namun demikian, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti karena masih menunggu hasil uji laboratorium.

“Kita juga masih menunggu hasil uji laboratorium untuk beberapa kasus keracunan MBG. Kita tidak ingin berspekulasi sebelum ada hasil resmi,” ujar Agus.

Meski demikian, secara umum pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah se-Kalimantan Barat disebut masih berjalan lancar. Distribusi makanan tetap berlangsung sesuai jadwal, dengan pengawasan yang terus diperketat.

Agus menegaskan BGN Regional Kalbar akan terus melakukan pemantauan intensif serta evaluasi menyeluruh guna memastikan kualitas, keamanan, dan ketepatan sasaran program tetap terjaga.

“Secara umum masih berjalan lancar. Tapi kami akan terus memantau pelaksanaannya dan melakukan evaluasi secara menyeluruh,” pungkasnya.

Program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi pelajar. Namun, sejumlah dinamika di lapangan menunjukkan perlunya pengawasan ketat agar program strategis tersebut benar-benar memberi manfaat optimal bagi siswa.

Berita terkait

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Landak- Spektroom – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Besar Nurul Bustanul Jannah di Dusun Karya Jaya, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, saat ratusan jamaah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah melalui pengajian, Selasa (16/06/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan dengan pengamanan dari

Apolonius Welly, Buang Supeno
Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Bukittinggi –Spektroom : Harapan baru mengalir di tubuh sepak bola Kota Bukittinggi setelah PSSI Sumatera Barat menunjuk Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kota Bukittinggi. Sosok ini kini menjadi figur sentral yang diharapkan mampu menggerakkan kembali roda pembinaan dan kompetisi sepak bola di Bukittinggi yang sempat

Wiza Andrita, Buang Supeno