Pasokan Sembako Terjaga, Pedagang Dan Masyarakat Berharap Harga Tetap Stabil

Pasokan Sembako Terjaga, Pedagang Dan Masyarakat Berharap Harga Tetap Stabil
Salah satu pasar tradisionil di Kec.Sail Kota Pekanbaru. (Foto: Diskominfotik Riau)

Pekanbaru-Spektroom : Di tengah dinamika harga sejumlah kebutuhan pokok, pedagang dan masyarakat di Pasar Sail, Jalan Hang Tuah, Kota Pekanbaru, berharap stabilitas harga dan kelancaran pasokan bahan pangan tetap terjaga. Menurut mereka, distribusi yang lancar menjadi faktor penting untuk menjaga harga tetap terkendali sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.

Hasil pemantauan di Pasar Sail, Jumat (31/7/2026), menunjukkan aktivitas jual beli berlangsung normal. Meskipun beberapa komoditas seperti telur, ayam potong, dan cabai merah mengalami kenaikan harga, sebagian besar kebutuhan pokok masih tersedia dengan stok yang mencukupi.

Pedagang sembako, Paim Bangun, mengatakan hingga saat ini pasokan berbagai kebutuhan pokok dari distributor masih berjalan lancar. Kondisi tersebut membuat pedagang tetap optimistis harga sejumlah komoditas dapat dikendalikan meski terjadi penyesuaian pada beberapa jenis barang.

"Kami berharap harga sembako tetap stabil dan pasokan dari distributor terus lancar. Kalau barang tersedia dan harga tidak banyak berubah, pedagang lebih mudah berjualan dan masyarakat juga tidak keberatan saat berbelanja," ujarnya.

Menurut Paim, kepastian pasokan memberikan rasa aman bagi pedagang dalam memenuhi kebutuhan konsumen setiap hari. Karena itu, ia berharap pengawasan terhadap distribusi bahan pokok terus diperkuat agar fluktuasi harga tidak berlangsung lama.

"Harapan kami pemerintah terus mengawasi distribusi sembako supaya pasokan tetap tersedia. Dengan begitu, harga bisa lebih terkendali dan aktivitas jual beli di pasar tetap berjalan dengan baik," katanya.

Optimisme serupa disampaikan pedagang ayam, Yanto (44). Meski harga ayam potong naik dalam beberapa hari terakhir, ia memastikan distribusi dari pemasok masih berjalan lancar sehingga stok tetap tersedia di pasar.

"Stok ayam masih aman, pasokan juga lancar. Pembeli memang sedikit mengurangi jumlah belanja, tetapi permintaan tetap ada karena ayam masih menjadi kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

Sementara itu, pedagang bumbu dapur, Minta (55), menyebut pasokan cabai maupun bawang masih mencukupi meski harga cabai merah mengalami kenaikan akibat berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi. Ia optimistis harga akan kembali stabil apabila distribusi kembali normal.

Di sisi lain, masyarakat mengaku masih dapat menyesuaikan pola belanja meskipun terjadi perubahan harga pada beberapa komoditas.

Salah seorang ibu rumah tangga, Siti (45), mengatakan kenaikan harga telur belum terlalu membebani pengeluaran keluarganya karena masih dalam batas yang wajar.

"Kalau untuk telur memang ada kenaikan sedikit, tapi masih bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Mudah-mudahan harga bahan pokok tetap stabil dan tidak ikut naik semua supaya kami sebagai masyarakat tidak terlalu terbebani," ujarnya.

Hal senada disampaikan Reno (49). Ia menilai stabilnya harga beras dan minyak goreng cukup membantu masyarakat mengatur pengeluaran rumah tangga di tengah kenaikan harga beberapa komoditas lainnya.

"Alhamdulillah, harga minyak goreng sama beras masih stabil, jadi pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari masih bisa diatur. Mudah-mudahan kondisi seperti ini tetap bertahan dan harga kebutuhan pokok lainnya juga tidak ikut naik," katanya.

Sementara itu, Yanti (42) mengaku mulai mengurangi pembelian cabai merah karena harganya meningkat. Namun, turunnya harga bawang merah dan bawang putih sedikit membantu menekan biaya belanja dapur.

"Kalau cabai memang naik, jadi kami mengurangi jumlah pembelian. Syukurnya harga bawang turun, jadi masih bisa menyeimbangkan pengeluaran belanja dapur," ungkapnya.

Bagi Rina (39), kenaikan harga ayam potong juga membuatnya menyesuaikan jumlah pembelian. Kendati demikian, ia tetap membeli karena daging ayam masih menjadi salah satu kebutuhan utama keluarga.

"Harga ayam memang terasa naik dibandingkan minggu lalu. Kami berharap harganya bisa kembali normal supaya belanja kebutuhan rumah tangga tidak semakin besar," tuturnya.

Pedagang maupun pembeli berharap pemerintah bersama instansi terkait terus menjaga kelancaran distribusi bahan pangan dan melakukan pemantauan harga secara berkala. Dengan pasokan yang tetap aman dan harga yang terkendali, mereka optimistis aktivitas perdagangan di pasar tradisional dapat terus berjalan baik sekaligus menjaga daya beli masyarakat. (SN/Rill/MCR)

Berita terkait

Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Teluk Kuantan-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kuansing, Jumat (31/7/

Salman Nurmin, Rafles
Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Jeneponto –Spektroom : Warna merah dan putih mulai menghiasi Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto. Dengan penuh ketelitian, prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecatan pada sejumlah titik konstruksi jembatan sebagai upaya menjaga kualitas pembangunan yang terus berjalan.

Yahya Patta, Rafles
Mahasiswa UMI Makassar Berhasil Temukan Model Variational Autoencoder untuk Deteksi Wajah Daftar Pencarian Orang

Mahasiswa UMI Makassar Berhasil Temukan Model Variational Autoencoder untuk Deteksi Wajah Daftar Pencarian Orang

Makasar-Spektroom : Mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia berhasil mencatatkan prestasi gemilang di bidang teknologi kecerdasan buatan pada tahun 2026. Melalui proyek inovasi karsa cipta bernama DISGUISE-ID, mereka sukses merancang dan menguji model algoritma mutakhir yang mampu mengidentifikasi wajah Daftar Pencarian Orang dengan tingkat akurasi rekonstruksi yang sangat tinggi, yakni mencapai 94,

Yahya Patta, Rafles