Ketika Sungai Kapuas Mengasin dan Hujan Enggan Turun, Warga Pontianak Berburu Air Bersih

Ketika Sungai Kapuas Mengasin dan Hujan Enggan Turun, Warga Pontianak Berburu Air Bersih
Masyarakat yang mengantri untuk memproleh air minum masih mengular. Kendati hujan mulai turun namun kwalitas airnya masih belum bisa di konsumsi. (Foto: Apolo/Spektroom)

Pontianak-Spektroom : Di bawah terik panas matahari yg masih berselimut kabut asap yang berhari-hari tak tergantikan hujan, antrean jeriken dan galon mengular di sejumlah depot air minum di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Warga datang sejak pagi, berharap bisa membawa pulang air bersih untuk kebutuhan keluarga di tengah kemarau panjang yang membuat pasokan air layak konsumsi semakin sulit diperoleh.

Di beberapa titik, warga bahkan harus membatasi pembelian. Setiap orang hanya diperkenankan membawa dua galon agar pasokan dapat dibagi merata kepada pelanggan lain yang juga membutuhkan.

Situasi itu menjadi potret krisis air yang tengah dirasakan sebagian masyarakat Pontianak pada musim kemarau 2026.

Ketergantungan warga terhadap air hujan sebagai sumber kebutuhan rumah tangga membuat kondisi semakin berat ketika hujan tak kunjung turun selama berminggu-minggu.

Gerakan distribusi Air minum juga dilancarkan oleh Kepolisian dengan mendatangi kelompok warga. (Foto : Dok Bid Humas Polda Kalbar)

Di tengah kondisi tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan turun langsung meninjau distribusi bantuan air bersih di sejumlah lokasi di Kota Pontianak.

Salah satu titik yang dikunjunginya adalah lokasi penerimaan bantuan air tawar yang diangkut menggunakan ponton dari sebuah perusahaan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Di hadapan warga dan sejumlah jurnalis, Krisantus menyaksikan langsung bagaimana bantuan air menjadi harapan bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.

Warga tampak membawa berbagai wadah penampung, mulai dari galon, ember hingga tangki kecil untuk menampung air yang dibagikan.

Menurut Krisantus, kondisi yang terjadi saat ini harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah dan perusahaan daerah yang bertanggung jawab terhadap layanan air bersih.

Ia meminta Pemerintah Kota Pontianak bersama PDAM Tirta melakukan langkah-langkah inovatif dan percepatan peningkatan layanan agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.

“Namanya Perusahaan Daerah Air Minum, tetapi yang terjadi saat ini baru Perusahaan Daerah Air Mandi,” ujar Krisantus dengan nada tegas.

Pernyataan itu disampaikan ini sebagai kritik terhadap kualitas layanan distribusi air yang menurutnya belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal saat kadar garam di Sungai Kapuas meningkat akibat kemarau panjang.

Meningkatnya intrusi air laut dan kadar garam di Sungai Kapuas membuat kualitas air baku mengalami penurunan.

Akibatnya, sebagian pelanggan menerima air yang terasa payau bahkan asin sehingga tidak dapat langsung digunakan sebagai air minum.

Bagi banyak keluarga, kondisi tersebut bukan sekadar persoalan layanan publik, melainkan tentang kebutuhan paling mendasar untuk bertahan hidup.

Di tengah kemarau yang belum menunjukkan tanda berakhir, setiap tetes air bersih kini menjadi barang berharga yang dinanti warga, sementara bantuan dari pemerintah, dunia usaha, dan para donatur menjadi penyangga harapan bagi ribuan keluarga di Kota Pontianak.

Berita terkait

Lantik Lima Pejabat Kemenhaj Maluku Utara, Menteri Gus Irfan Tekankan Integritas dan Kualitas Pelayanan Jemaah

Lantik Lima Pejabat Kemenhaj Maluku Utara, Menteri Gus Irfan Tekankan Integritas dan Kualitas Pelayanan Jemaah

Ternate-Spektroom : Kementerian Haji dan Umrah melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang berlangsung secara nasional tersebut diikuti melalui Zoom Meeting, dengan Aula Asrama Haji Ternate menjadi lokasi pelaksanaan bagi jajaran Kementerian Haji dan

Nanang Adrany, Rafles
Dalam Rangka HUT Ke-71, Korlantas Gelar Doa Bersama Ojol dan Santunan Anak Yatim

Dalam Rangka HUT Ke-71, Korlantas Gelar Doa Bersama Ojol dan Santunan Anak Yatim

Jakarta-Spektroom : Dalam rangka memperingati HUT Korlantas Polri ke-71 tahun 2026, Korsp Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar kegiatan doa bersama yang melibatkan komunitas pengemudi ojek online (ojol) serta pemberian santunan kepada anak yatim se-Jabodetabek. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran Korlantas Polri dengan masyarakat, khususnya para pengemudi

Asmari, Rafles
Gelar Inovasi Perangkat Daerah 2026, Pemkot Surakarta Dorong Inovasi Jadi Budaya Birokrasi

Gelar Inovasi Perangkat Daerah 2026, Pemkot Surakarta Dorong Inovasi Jadi Budaya Birokrasi

Surakarta–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta terus mendorong tumbuhnya budaya inovasi di lingkungan birokrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Gelar Inovasi Perangkat Daerah Kota Surakarta Tahun 2026 yang dibuka Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Rabu (23/9/2026), di

Ciptati Handayani, Rafles
Pantau Layanan PAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, Ombudsman Kalsel Minta Perbanyak Tandon dan Tingkatkan Operasional Mobil Tangki

Pantau Layanan PAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, Ombudsman Kalsel Minta Perbanyak Tandon dan Tingkatkan Operasional Mobil Tangki

Banjarmasin-spektroom : Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hadi Rahman dan jajaran berkunjung ke Kantor PT. Air Minum (PAM) Bandarmasih (Perseroda) dalam rangka koordinasi dan pemantauan layanan PAM Bandarmasih pada Selasa, (22/9/2026). Kunjungan tersebut langsung diterima Direktur Utama Zulbadi dan jajaran manajemen PAM Bandarmasih. Zulbadi menyampaikan terima

Junaidi, Rafles