Trending

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Waspada Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter di Sejumlah Perairan di Maluku Utara

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Waspada Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter di Sejumlah Perairan di Maluku Utara
Ilustrasi gelombang tinggi (Foto:BMKG)

Ternate-Spektroom : Sejumlah perairan di wilayah Provinsi Maluku Utara masih diprediksi mengalami gelombang tinggi yang harus diwaspadai akibat pengaruh angin kencang.

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara dalam empat hari ke depan mulai tanggal 25 - 28 September 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Marini Zahrina Ismah Albaar dalam releasenya Kamis (24/9/2026) mengatakan, wilayah Indonesia Utara ekuator umumnya bertiup dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 6 - 25 knot. Sedangkan Wilayah Selatan Indonesia dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka Bagian Utara, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Lampung, Samudera Hindia Selatan Banten, Laut Maluku Bagian Utara dan Laut Arafuru.

"Rata-rata tinggi gelombang di perairan Maluku Utara mencapai 1,25 - 2,5 meter," ujar Marini.

Tinggi gelombang tersebut berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Batang Dua, Tenggara Morotai, Barat Laut Morotai, Timur Laut Morotai, Kepulauan Loloda, Halmahera Barat, Timur Kepulauan Halmahera dan Perairan Gebe.

Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

BMKG juga menghimbau agar tetap waspada potensi peningkatan ketinggian gelombang akibat peningkatan kecepatan angin.

Kepada para nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut juga nelayan diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.

Perusahaan Pelayaran juga masyarakat hendaknya selalu memperoleh informasi dari BMKG serta instansi berwenang tentang kondisi cuaca dan tinggi gelombang.

Berita terkait

Cak Imin Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Ekonomi Pesantren serta Transformasi Kelembagaan

Cak Imin Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Ekonomi Pesantren serta Transformasi Kelembagaan

Banjarbaru - Spektroom: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau kerap disapa Cak Imin, mendorong pondok pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Upaya ini dilakukan dengan mengembangkan ekosistem ekonomi yang tumbuh di lingkungan pesantren agar lebih produktif dan dapat direplikasi di masyarakat sekitar. Hal itu

Junaidi, Anggoro AP
Festival Legu Taranoate Berakhir, Gubernur Malut Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Festival Legu Taranoate Berakhir, Gubernur Malut Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Ternate-Spektroom : Festival Legu Taranoate Kesultanan Ternate tidak hanya menjadi ruang pelestarian seni dan budaya, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat. Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap festival tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan dengan durasi lebih panjang agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan. Festival yang menghadirkan beragam atraksi seni dan

Samin Hamudu, Bian Pamungkas