Bodewin: UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Ambon, DPRD Expo Wajib Beri Manfaat bagi Masyarakat

Bodewin: UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Ambon, DPRD Expo Wajib Beri Manfaat bagi Masyarakat
WaliKota Ambon Bodewin M. Wattimena, didampingi ketua DPRD Kota Ambon Morets Tamaela saat membuka DPRD Kota Ambon Expo 2026 di halaman Kantor DPRD Kota Ambon, Rabu (2/9/2026). Foto Eva. M

Ambon-Spektroom: Pemerintah Kota Ambon terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan publik untuk menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengatakan, keterbatasan sumber daya alam membuat Kota Ambon perlu mengoptimalkan potensi masyarakat, khususnya melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Peninjauan langsung oleh Wali Kota usai membuka kegiatan Expo. Foto Eva. M

Pernyataan itu disampaikan Wattimena saat membuka DPRD Kota Ambon Expo 2026 di halaman Kantor DPRD Kota Ambon, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-451 Kota Ambon.

Menurut Wattimena, perayaan hari jadi kota harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat, bukan hanya menjadi kegiatan seremonial.

“Yang terpenting juga adalah apa dampaknya bagi masyarakat kita. Salah satu hal yang harus terus kita lakukan adalah memberdayakan masyarakat lewat penguatan usaha mikro, kecil dan menengah,” kata Wattimena.

Ia menjelaskan, Ambon memiliki kondisi yang berbeda dari daerah yang mengandalkan sumber daya alam maupun industri berskala besar. Oleh sebab itu, pemerintah perlu membuka peluang agar masyarakat dapat membangun kemandirian ekonomi.

“Tugas Pemerintah Kota hari ini adalah memfasilitasi seluruh pelaku UMKM di Kota Ambon,” tegasnya.Menurutnya, dukungan tersebut diwujudkan melalui kemudahan perizinan, perluasan akses pasar, bantuan permodalan, penyediaan tempat usaha, serta penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis.

Selain penguatan UMKM, Wattimena menyoroti pentingnya pembenahan pelayanan publik. Ia mendorong agar pelayanan kepada masyarakat berlangsung mudah, cepat, responsif dan transparan. Pemanfaatan teknologi, kata dia, diperlukan untuk menyederhanakan proses birokrasi.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela menyampaikan bahwa DPRD Expo harus menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara lembaga legislatif dan masyarakat.

“Kantor ini adalah rumah rakyat. Rakyat harus merasa nyaman untuk datang ke sini,” ujar Tamaela.

DPRD Expo 2026 digelar pada 2–3 September 2026. Berbagai layanan dihadirkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pameran UMKM, layanan paspor, pembuatan NIB, pemeriksaan kesehatan gratis, Gerakan Pangan Murah, layanan hukum dan kekayaan intelektual, hingga layanan Otoritas Jasa Keuangan.

Kegiatan itu juga menjadi ruang untuk menyampaikan capaian kerja DPRD Kota Ambon periode 2024–2029. Tamaela menyebut, sebanyak 16 produk peraturan daerah telah dihasilkan sejak 2025 hingga semester pertama 2026.

Ia berharap DPRD Expo dapat terus dikembangkan, tidak hanya sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai pusat promosi UMKM, pelayanan publik dan penyampaian aspirasi masyarakat secara langsung.(EM)

Berita terkait

Kramat Jati Berbenah, 614 Pedagang Menatap Ruang Usaha Baru

Kramat Jati Berbenah, 614 Pedagang Menatap Ruang Usaha Baru

Jakarta-Spektroom : Suasana perdagangan di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, perlahan berubah. Aktivitas yang selama puluhan tahun memenuhi sejumlah ruas jalan dan ruang publik kini mulai diarahkan ke lokasi-lokasi yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Bagi para pedagang, perubahan ini bukan sekadar perpindahan tempat berjualan. Setelah bertahun-tahun menggantungkan hidup

Irvan Idris Saleh, Rafles
Petugas Bandara Pattimura Ambon Sita 1 Kg Paket Ganja dari Medan Tujuan Maluku Utara

Petugas Bandara Pattimura Ambon Sita 1 Kg Paket Ganja dari Medan Tujuan Maluku Utara

Ambon-Spektroom : Pengiriman satu kilogram ganja dari Medan, Sumatera Utara, menuju Maluku Utara berhasil digagalkan petugas di Terminal Kargo Bandara Internasional Pattimura Ambon. Paket narkotika tersebut terdeteksi saat dilakukan pemeriksaan menggunakan mesin X-Ray oleh Junior Aviation Security (Avsec), Yoris R. Buranda, di area Terminal Kargo PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) Cabang

Eva Moenandar, Rafles