BPBD ​ Jember Intensifkan Patroli Wisata Pesisir, Kondisi Aman di Hari ke-12 Operasi Ketupat Semeru 2026

BPBD ​ Jember Intensifkan Patroli Wisata Pesisir, Kondisi Aman di Hari ke-12 Operasi Ketupat Semeru 2026
Tim Reaksi Cepat BPBD Jember siaga di sejumlah kawasan pantai (Foto Budi Spektroom)

Jember-Spektroom : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus memperkuat pengawasan kawasan wisata pesisir dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026. Memasuki hari ke-12, patroli dilakukan di sejumlah destinasi pantai pada Selasa (24/03/2026) guna memastikan keamanan pengunjung di tengah peningkatan aktivitas libur Lebaran.

Kegiatan patroli ini mencakup sejumlah titik strategis, yakni Pantai Watu Ulo, Pantai Papuma, Pantai Payangan, dan Pantai Paseban. Patroli melibatkan unsur lintas sektor, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, hingga relawan kebencanaan.

Staf BPBD Jember, Laeli Ashari, mengatakan bahwa hasil pemantauan hingga siang hari menunjukkan kondisi wilayah pesisir dalam keadaan aman dan terkendali. “Berdasarkan hasil patroli, tidak terdapat kejadian bencana alam. Cuaca terpantau cerah berawan, dan aktivitas masyarakat berjalan normal,” ungkap Laeli, Selasa (24/03/2026).

Meski demikian, pihaknya mencatat adanya peningkatan jumlah pengunjung, khususnya di Pantai Papuma dan Pantai Paseban. Lonjakan wisatawan ini menjadi perhatian petugas untuk memastikan keselamatan tetap terjaga, terutama di area rawan gelombang.

Menurut data yang dihimpun BPBD, tinggi gelombang laut di pesisir selatan Jember berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter atau masuk kategori sedang. Kondisi tersebut dinilai masih relatif aman, namun wisatawan tetap dihimbau untuk berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

Selain itu, BPBD juga mengingatkan masyarakat terkait peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi hujan lebat yang diperkirakan terjadi pada 23 hingga 25 Maret 2026 di wilayah Jawa Timur. Curah hujan tinggi berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Meski saat ini kondisi aman, kami tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” jelas Laeli.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Jember juga membuka layanan pengaduan darurat melalui Call Center Pusdalops +62 851-1103-8166 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Layanan ini diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.

“Operasi Ketupat Semeru 2026 menjadi bagian dari upaya terpadu pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode libur Lebaran, khususnya di lokasi wisata yang mengalami peningkatan kunjungan signifikan,” pungkasnya. (Budi S)

Berita terkait