BPBD Sawahlunto Bekali Siswa SMKN 2 dengan Kesiapsiagaan Bencana

BPBD Sawahlunto Bekali Siswa SMKN 2 dengan Kesiapsiagaan Bencana
( E flayer oleh Riswan/Spektroom )

Sawahlunto - Spektroom : Meningkatnya ancaman bencana akibat perubahan iklim dan kondisi geografis Indonesia yang rawan gempa, longsor, hingga banjir, pengetahuan penyelamatan diri menjadi bekal yang tak kalah penting dibandingkan pelajaran di ruang kelas. Kesadaran itulah yang menjadi semangat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto saat menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana dengan ratusan siswa dan siswi SMKN 2 Sawahlunto, Rabu (15/07/206).

Kegiatan berlangsung di Aula SMKN 2 Sawahlunto dengan suasana interaktif. Pelajar tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak memahami langkah-langkah sederhana yang dapat menyelamatkan diri dan orang lain ketika bencana datang tanpa diduga.

Kepala Bidang Pencegahan BPBD Kota Sawahlunto, Bet Mukhardi mengatakan membangun budaya sadar bencana harus dimulai sejak usia sekolah. Kesiapsiagaan bukan sekadar mengetahui teori, melainkan membentuk refleks dan kebiasaan yang benar saat menghadapi situasi darurat.

"Anak-anak adalah kelompok yang harus dibekali pengetahuan kebencanaan sejak dini. Harapannya, mereka mampu melindungi diri sendiri, membantu keluarga, dan menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan ketika musibah terjadi, tetapi dimulai jauh sebelumnya melalui upaya pencegahan dan kesiapsiagaan yang terencana. Pencegahan merupakan serangkaian langkah untuk mengurangi risiko bencana dalam jangka panjang.

Beberapa langkah penting antara lain penataan ruang agar tidak membangun di kawasan rawan longsor, patahan aktif, maupun daerah yang berpotensi diterjang banjir dan tsunami.

Masyarakat juga didorong mendukung mitigasi struktural melalui pembangunan infrastruktur yang tahan bencana, seperti tanggul, bangunan tahan gempa, serta penghijauan dan reboisasi untuk mencegah longsor.

Tak kalah penting adalah menjaga lingkungan dengan tidak membakar hutan secara sembarangan maupun membuang sampah ke sungai yang dapat memicu banjir. BPBD Sawahlunto juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan sebagai langkah antisipasi ketika ancaman bencana mulai muncul.

Siswa dikenalkan cara menyusun rencana darurat keluarga, mulai dari menentukan titik kumpul, mengenali jalur evakuasi, hingga membagi tugas setiap anggota keluarga saat terjadi bencana. Mereka juga diajarkan pentingnya menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, air minum, obat-obatan, perlengkapan P3K, senter, uang tunai, pakaian secukupnya, serta dokumen penting.

BPBD mengingatkan latihan evakuasi dan pemahaman terhadap sistem peringatan dini harus dilakukan secara berkala agar masyarakat tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat.

Sebagai daerah yang memiliki karakteristik geografis berbukit dan berpotensi mengalami berbagai jenis bencana alam, Sawahlunto dinilai perlu terus memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan.

BPBD berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat untuk menyelamatkan diri maupun membantu orang lain. (Ris1)

Berita terkait

Menuju Porprov Sumbar XVI/2026, Sawahlunto Mulai Merapikan Mesin Prestasi

Menuju Porprov Sumbar XVI/2026, Sawahlunto Mulai Merapikan Mesin Prestasi

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan dukungan penuh terhadap persiapan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI/2026. Namun, dukungan pemerintah tidak berhenti pada seremoni. Pemerintah daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sawahlunto mulai memperkuat koordinasi untuk memastikan persiapan atlet berjalan terukur. Hal itu mengemuka dalam audiensi KONI

Riswan Idris, Rafles
Sukseskan Pelaksanaan Rakernas XII JKPI Dinkes Kota Ternate Perkuat Dukungan Kesehatan

Sukseskan Pelaksanaan Rakernas XII JKPI Dinkes Kota Ternate Perkuat Dukungan Kesehatan

Ternate-Spektroom : Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Rakernas XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2026 yang digelar di Kota Ternate, Dinas Kesehatan Kota Ternate memperkuat kesiapan dukungan kesehatan. Kegiatan yang berskala nasional dengan mempertemukan para kepala daerah, delegasi, tamu undangan, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia, aspek kesehatan menjadi salah

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, Kemenag Malut Dorong Kemerdekaan Akhlak

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, Kemenag Malut Dorong Kemerdekaan Akhlak

Ternate-Spektroom : Setiap 12 Rabiul Awwal menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, manusia agung yang diutus Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam. Kehadiran Rasulullah membawa misi besar untuk menyempurnakan akhlak manusia dan membangun kehidupan yang berlandaskan kasih sayang, keadilan, keteladanan, serta kemuliaan budi pekerti. Kepala

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru