BPJS Ketenaga kerjaan Depok Dorong Penerima Manfaat Bangkit Lewat Pelatihan Usaha

BPJS Ketenaga kerjaan Depok Dorong Penerima Manfaat Bangkit Lewat Pelatihan Usaha
Kepala Cabang BPJS Depok Novarina azli Ketika memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan ( spektroom/Wismo)

Depok –Spektroom: Perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan tidak berhenti pada penyerahan santunan kepada peserta atau ahli waris.

Melalui program pemberdayaan ekonomi, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok berupaya membantu para penerima manfaat agar mampu kembali bangkit dan mandiri secara ekonomi setelah menghadapi musibah.

Kepala Cabang BPJS Depok Novarina azli menjelaskan,usai penandatanganan MOU bersama Pemkot Depok di Aula Teratai Kantor Pemkot Depok Senin (13/07/2026).

BPJS Ketenagaker jaan Depok menjalin kerja sama dengan Komunitas Pengusaha Depok sebagai bagian dari implementasi program PEKA untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan sekaligus memper luas perlindungan jaminan sosial ketenaga kerjaan bagi anggota komunitas tersebut.

Dikatakan,bahwa program tersebut menyasar para penerima manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

Mereka yang dapat mengikuti program ini antara lain penerima Jaminan Hari Tua (JHT), pekerja yang mengalami pemu tusan hubungan kerja (PHK), maupun keluarga peserta yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja atau meninggal karena sebab lain yang dijamin dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, program ini dirancang sebagai bentuk pendampin gan lanjutan agar para penerima manfaat tidak hanya memperoleh santunan, tetapi juga memiliki kesempatan membangun sumber penghasilan baru.

"Konsep pember dayaan ekonomi yang kami jalankan di Depok adalah mengundang para penerima manfaat untuk mengikuti pelatihan selama tiga bulan. Setelah mengi kuti pelatihan, kami berharap sekitar 10 hingga 30 persen peserta mampu membuka usaha sendiri dan menjadi mandiri secara ekonomi," ujarnya.

Pelatihan yang diberikan disesuaikan dengan minat dan potensi masing- masing peserta. Beragam bidang keterampilan disiapkan, mulai dari pelatihan kewirausa haan, tata rias, digital marketing, hingga berbagai keteram pilan lainnya yang memiliki peluang usaha di tengah masyarakat.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan bekal yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri para peserta untuk memulai usaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

Penyerahan santunan kepada keluarga ahli waris di Kantor Pemkot Depok (foto dokumen Spektroom/wis)

Dalam kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat.

Salah satunya diberikan kepada ahli waris peserta bernama Fajar, yang orang tuanya meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

Total santunan yang diterima mencapai sekitar Rp2,6 miliar, yang merupakan akumulasi manfaat sesuai ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan.

Besaran santunan tersebut menjadi bukti nyata komitmen negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan finansial kepada keluarga peserta yang mengalami musibah.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa manfaat jaminan sosial ketenaga kerjaan bukan hanya memberikan rasa aman ketika risiko kerja terjadi, tetapi juga menjadi jembatan bagi keluarga peserta untuk tetap memiliki harapan dan kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui kombinasi perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi, BPJS Ketenagakerjaan berharap para penerima manfaat tidak hanya mampu bertahan setelah kehilangan sumber nafkah, tetapi juga tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.(wis).

Berita terkait

Wabup Sleman Dorong Keberlanjutan Pengentasan Kemiskinan Lewat Beasiswa Sleman Pintar

Wabup Sleman Dorong Keberlanjutan Pengentasan Kemiskinan Lewat Beasiswa Sleman Pintar

Sleman – Spektroom : Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah yang ditempuh adalah Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana (Pratu Kemis Sarjana) yang diwujudkan melalui Beasiswa Sleman Pintar. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat membuka Sosialisasi Beasiswa Sleman

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Bidik Ekosistem Kejahatan Digital, Pemerintah Berantas Judol Sampai Keakarnya

Bidik Ekosistem Kejahatan Digital, Pemerintah Berantas Judol Sampai Keakarnya

Jakarta-Spektroom : Pemerintah mengubah strategi pemberantasan judi online dengan tidak lagi berfokus pada pemblokiran situs semata, tetapi membidik seluruh ekosistem kejahatan digital yang menopang operasinya. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemberantasan judi online kini memasuki pendekatan baru yang menyasar seluruh ekosistem kejahatan, mulai dari situs, aliran dana, hingga jaringan

Diah Utami, Rafles