BPOM Manado Ingatkan Masyarakat: Produk Viral di Medsos Belum Tentu Aman, Budayakan 'Cek KLIK'
Manado-Spektroom : Berbagai produk saat ini banyak dipromosikan dan menjadi viral di media sosial. Meski demikian, produk-produk tersebut harus benar-benar dijamin keamanannya agar konsumen terhindar dari risiko kesehatan saat membeli atau menggunakannya.
Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli Madya Balai Besar Badan POM di Manado, Erika Tiurida Septyawati, menyatakan bahwa media sosial kini bukan sekadar ruang untuk berbagi cerita dan berkomunikasi. Dalam hitungan detik, sebuah informasi dapat menyebar luas, membentuk opini, bahkan memengaruhi keputusan seseorang dalam membeli dan menggunakan suatu produk.
"Di balik kemudahan itu, ada satu hal yang perlu diwaspadai: sesuatu yang viral belum tentu benar, dan sesuatu yang banyak disukai belum tentu aman," ujarnya, Sabtu (31/10/2026).
Menurut Erika, pengguna media sosial berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Mereka memanfaatkan platform digital untuk mencari informasi, mengikuti tren, berkomunikasi, hingga berbelanja. Namun, derasnya arus informasi juga membawa risiko tersendiri.
"Tidak semua informasi yang muncul di layar dapat dipastikan kebenarannya. Informasi yang tidak sesuai fakta, menyesatkan, atau sengaja dibuat untuk memengaruhi orang lain dapat dengan mudah menjadi viral. Video berdurasi singkat yang dikemas menarik, disertai ribuan tanda suka, komentar positif, dan jumlah tayangan yang fantastis, sering kali menciptakan kesan bahwa informasi di dalamnya pasti benar," jelasnya.
Erika menegaskan bahwa jumlah penonton bukan ukuran kebenaran, jumlah komentar bukan bukti keamanan, dan status viral bukanlah jaminan bahwa sebuah produk layak digunakan atau dikonsumsi.