BPPMHKP Balikpapan Luncurkan SIPESUTQU untuk Permudah Sertifikasi Mutu Perikanan Kaltim

BPPMHKP Balikpapan Luncurkan SIPESUTQU untuk Permudah Sertifikasi Mutu Perikanan Kaltim
Peluncuran SIPESUTQU dan Peluncuran kampanye Bangga Produk Perikanan Bermutu Indonesia (Foto:BPPMHKP)

Balikpapan—Spektroom : Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Balikpapan resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Peningkatan Sertifikasi Mutu dan Quality Assurance (SIPESUTQU). Inovasi ini bertujuan memberikan kemudahan akses informasi, pendampingan berkelanjutan, serta kepastian proses sertifikasi bagi pelaku usaha perikanan di Kalimantan Timur (Kaltim).

Peluncuran yang dirangkaikan dengan kegiatan Kampanye Bangga Produk Perikanan Bermutu Indonesia tersebut berlangsung di Aula Napoleon, Kantor BPPMHKP Balikpapan. Acara ini diikuti 104 peserta, yang mencakup 42 peserta luring dan 62 peserta daring dari unsur dinas kelautan, penyuluh, inspektur mutu, hingga pelaku usaha.

Kepala BPPMHKP Balikpapan, Arsal, menjelaskan bahwa SIPESUTQU merupakan komitmen lembaganya dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan responsif di 10 kabupaten/kota wilayah Kaltim.

"Selama ini pelaku usaha kerap terkendala mengakses informasi sertifikasi mutu. Melalui SIPESUTQU, kami memangkas kendala tersebut lewat layanan konsultasi, edukasi, dan pendampingan terintegrasi," kata Arsal, Jumat (21/8/2026).

Melalui sistem ini, pelaku usaha dapat berkonsultasi mengenai 10 jenis sertifikasi mutu di bawah kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Beberapa di antaranya meliputi Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB), Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP), hingga Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP).

Berita terkait

Walikota Respati Dorong Pendidikan Tertib Lalu Lintas, Life Skill dan Kemanusiaan Masuk Sekolah

Walikota Respati Dorong Pendidikan Tertib Lalu Lintas, Life Skill dan Kemanusiaan Masuk Sekolah

Surakarta – Spektroom: Pendidikan anak tidak cukup hanya mengejar nilai akademik. Kemampuan tertib di jalan, mengurus kebutuhan diri sendiri hingga peduli kepada orang lain juga perlu ditanamkan sejak bangku sekolah. Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Surakarta yang mendorong materi pendidikan tertib berlalu lintas, life skill atau kecakapan hidup, serta pendidikan

Ciptati Handayani, Anggoro AP