Trending

BPS Mencatat di Minggu Pertama Agustus, Harga Daging Sapi Diatas HAP, Terjadi di 56 Kabupaten/Kota

BPS Mencatat di Minggu Pertama Agustus, Harga Daging Sapi Diatas HAP, Terjadi  di 56 Kabupaten/Kota
Foto insert: Kapala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (Foto Capture YouTube Kemendagri).

Jakarta - Spektroom: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan harga rata-rata secara nasional komoditas daging sapi berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen pada minggu pertama Agustus 2026.

Pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, dipimpin Mentri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian, Senin, 10 Agustus 2026, Amalia Adininggar juga mengatakan harga rata-rata daging sapi secara nasional pada minggu pertama Agustus 2026 mencapai Rp143.737 per kilogram, sedangkan HAP-nya ditetapkan sebesar Rp140.000 per kilogram.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian meskipun jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging sapi hanya 56 daerah.

Sementara secara umum, BPS mencatat indeks IPH mengalami penurunan di 21 provinsi pada minggu pertama Agustus 2026.

audio-thumbnail
Amalia Adininggar IPH
0:00
/97.4

Perkembangan tersebut menunjukkan harga pangan di lebih banyak daerah mengalami penurunan dibandingkan kenaikan. Penurunan IPH tersebut terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Papua Selatan, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur.

"Sekitar 21 provinsi mengalami penurunan IPH. Jadi 21 provinsi mengalami penurunan IPH, mulai dari Papua Selatan, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan seterusnya," ujar Amalia Senin (10/8/2026).

Dari 21 provinsi tersebut, BPS mencatat 10 kabupaten/kota dengan penurunan IPH tertinggi. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Tanah Datar, Bolaang Mongondow Selatan, Mahakam Ulu, Kepulauan Talaud, Minahasa, Sarmi, Minahasa Tenggara, Tambrauw, Kepulauan Sangihe, dan Mongondow Timur.

Meski tren penurunan lebih dominan, BPS tetap mengawasi sejumlah komoditas yang menjadi penyumbang kenaikan IPH di beberapa daerah. Daging ayam ras dan daging sapi menjadi perhatian karena harga kedua komoditas tersebut meningkat di hampir seluruh provinsi yang mengalami kenaikan IPH.

Untuk wilayah Sumatera, perkembangan harga daging ayam ras dan beras menjadi komoditas yang dicermati. Sementara di Jawa, BPS memberikan perhatian terhadap pergerakan harga daging ayam ras dan daging sapi.

Adapun di wilayah luar Jawa dan Sumatera, kenaikan IPH terutama dipengaruhi oleh harga cabai rawit, daging ayam ras, serta daging sapi.

BPS juga melihat perkembangan harga dengan mempertimbangkan level harga dan perubahan IPH. Hasil pemantauan menunjukkan terdapat sejumlah komoditas yang mengalami perubahan IPH relatif rendah meskipun level harganya berada pada kategori sedang hingga tinggi.

"Sementara penyumbang kenaikan IPH Diwilayah luar pulau Jawa & Sumatera adalah cabe rawit daging ayam ras dan daging sapi. Sedangkan perbandingan antara level harga dengan perubahan IPH, dimana untuk perubahan IPH hampir semua komoditas beban IPH-nya masuk dalam level rendah, namun ada beberapa komoditas yang perlu mendapat perhatian karena level harganya sudah relatif sedang dan tinggi" terang Amalia Adininggar Widyasanti.

Amalia mencontohkan, daging sapi dan bawang putih meski level harganya sedang tapi perubahan IPH rendah, sedangkan beras dan minyak goreng ini level harganya relatif tinggi di atas rata-rata, namun untuk daging ayam ras level harganya masih relatif rendah tetapi perubahan IPH-nya relatif tinggi.(@Ng).

Berita terkait

Jumat Keliling Polda Maluku: Perkuat Kemitraan Dengan Ulama dan Masyarakat, Cegah Narkoba Serta Rawat Kamtibmas

Jumat Keliling Polda Maluku: Perkuat Kemitraan Dengan Ulama dan Masyarakat, Cegah Narkoba Serta Rawat Kamtibmas

Ambon–Spektroom : Kepolisian Daerah Maluku terus memperkuat pendekatan humanis dan kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling. Program ini menjadi sarana bagi Polri untuk hadir langsung di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan. Komitmen

Eva Moenandar, Rafles
Jumat Keliling Polres Kepulauan Selayar: Ajak Warga Bersama Perangi Narkoba dan Judi Online

Jumat Keliling Polres Kepulauan Selayar: Ajak Warga Bersama Perangi Narkoba dan Judi Online

Kep. Selayar–Spektroom : Memasuki minggu kedua pelaksanaan Jumat Keliling Program Prioritas Kapolri, Polres Kepulauan Selayar bersama Polsek jajaran kembali menyambangi masjid-masjid untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (23/10/2026). Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, S.H., S.I.K., M.

Yahya Patta, Rafles