Sangat Baik, IPP 2026 Tanah Datar Capai 4,15, Bupati Eka Putra: Pelayanan Publik Harus Terus Berbenah

Sangat Baik, IPP 2026 Tanah Datar Capai 4,15, Bupati Eka Putra: Pelayanan Publik Harus Terus Berbenah
Sangat Baik, IPP 2026 Tanah Datar Capai 4,15, Bupati Eka Putra: Pelayanan Publik Harus Terus Berbenah (Foto design Riswan/Spektroom)

Tanah Datar-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali mencatat capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Pada penilaian Indeks Pelayanan Publik (IPP) Tahun 2026, Kabupaten Tanah Datar memperoleh nilai 4,15 dengan predikat “Sangat Baik”.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa upaya pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat terus menunjukkan hasil. Penilaian IPP tidak semata-mata berkaitan dengan capaian administratif, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang efektif, transparan, akuntabel, mudah diakses, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, predikat “Sangat Baik” tersebut menjadi modal penting untuk terus memperkuat reformasi pelayanan publik sekaligus mendorong aparatur sipil negara (ASN) memberikan layanan yang semakin responsif.

Bupati Tanah Datar Eka Putra, Senin (10/8/2026) menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurut dia, penghargaan terhadap kualitas pelayanan publik harus dipandang sebagai hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, bukan sekadar keberhasilan satu perangkat daerah.

“Capaian IPP dengan nilai 4,15 dan predikat Sangat Baik ini patut kita syukuri. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Eka Putra.

Ia menegaskan, pelayanan publik merupakan wajah utama pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan agar semakin cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

“Jangan sampai predikat ini membuat kita berpuas diri. Justru harus menjadi pemacu untuk menghadirkan inovasi dan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Eka Putra juga mendorong seluruh aparatur untuk mempertahankan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan. Menurutnya, profesionalisme ASN tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu merespons kebutuhan dan persoalan masyarakat.

“Pelayanan publik pada akhirnya adalah tentang memberikan kemudahan dan kepastian kepada masyarakat. Karena itu, setiap inovasi dan perbaikan yang dilakukan pemerintah harus bermuara pada peningkatan kualitas layanan dan kepuasan masyarakat,” kata dia.

Nilai 4,15 menempatkan Tanah Datar pada kategori Sangat Baik dalam penilaian IPP 2026. Capaian ini diharapkan menjadi energi baru bagi perangkat daerah untuk memperkuat inovasi, meningkatkan kompetensi aparatur, memperluas akses pelayanan, serta memastikan standar pelayanan diterapkan secara konsisten.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga diharapkan tidak berhenti pada capaian angka. Tantangan berikutnya adalah memastikan kualitas pelayanan tersebut terasa hingga ke tingkat masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah nagari dan kelompok masyarakat yang membutuhkan pelayanan pemerintah secara langsung.

Dengan demikian, IPP 2026 bukan sekadar angka dalam laporan kinerja pemerintahan. Nilai 4,15 dan predikat “Sangat Baik” menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan publik harus terus dijaga, dievaluasi, dan ditingkatkan secara berkelanjutan.

Bagi masyarakat, ukuran keberhasilan pelayanan bukan hanya predikat yang diperoleh pemerintah daerah, melainkan seberapa mudah mereka memperoleh layanan, seberapa cepat persoalan ditangani, serta seberapa besar pemerintah hadir memberikan solusi.

Karena itu, capaian IPP 2026 menjadi pijakan bagi Tanah Datar untuk melangkah lebih jauh: membangun birokrasi yang semakin profesional, adaptif dan inovatif, sekaligus memastikan pelayanan publik benar-benar hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (Ris1)

Berita terkait