Trending

Buka Musrenbang, Jihan Nilai Meski Anggaran Terbatas, Pembangunan Tetap Berjalan

Buka Musrenbang, Jihan Nilai Meski Anggaran Terbatas, Pembangunan Tetap Berjalan
Musrenbang menjadi wadah penyusunan arah pembangunan daerah yang kolaboratif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(Foto Biro Adpim Lampung).

Way Kanan-Spektroom : Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kabupaten Way Kanan, di GSG Kompleks Perkantoran Pemda Kab. Way Kanan, Selasa (10/3/2026).

Forum tersebut menjadi wadah penyusunan arah pembangunan daerah yang kolaboratif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Membacakan sambutan Gubernur, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Way Kanan yang dinilai tetap mampu menjalankan pembangunan secara bertahap meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Wagub menyebut bahwa perekonomian Provinsi Lampung saat ini tumbuh positif sebesar 5,28 persen, dengan sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi daerah dengan kontribusi sekitar 24,98 persen.

Menurutnya, kondisi pembangunan saat ini menuntut pemerintah daerah untuk semakin mandiri serta memperkuat integritas dan transparansi dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat. Justru melalui perencanaan yang tepat dan sinergi semua pihak, pembangunan tetap dapat berjalan dan memberikan dampak bagi masyarakat," kata Jihan.

Jihan juga menekankan tiga fokus pembangunan daerah, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi melalui hilirisasi komoditas dan pengembangan UMKM, serta percepatan pembangunan infrastruktur guna memperlancar distribusi dan membuka akses ekonomi masyarakat.

Dirinya berharap Musrenbang RKPD 2027 ini mampu menghasilkan program pembangunan yang lebih konkret, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Way Kanan.

Sementara itu, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah juga diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung.

Bupati mengungkapkan bahwa kinerja ekonomi daerah menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun 2024, sementara tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan sebesar 1,07 persen.

Selain itu, pemerintah daerah juga bersiap menghadapi Sensus Ekonomi 2026, yang diharapkan dapat memberikan gambaran lebih akurat mengenai kondisi ekonomi daerah serta menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan selanjutnya.

Dengan mengangkat tema RKPD, Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas Sektor Unggulan Daerah, Kabupaten Way Kanan Tahun 2027, diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memaksimalkan potensi sektor unggulan, sekaligus menyelaraskan program perangkat daerah dengan usulan pembangunan dari tingkat kampung dan kecamatan.(@Ng).

Berita terkait

Untuk ke 8 kalinya Kecamatan Barangin Raih Juara Umum MTQ ke-46 Tingkat Kota Sawahlunto 2026

Untuk ke 8 kalinya Kecamatan Barangin Raih Juara Umum MTQ ke-46 Tingkat Kota Sawahlunto 2026

Sawahlunto–Spektroom : Dominasi kafilah Kecamatan Barangin di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Sawahlunto kembali berlanjut. Pada penyelenggaraan MTQ ke-46 Tahun 2026, Kecamatan Barangin resmi dinobatkan sebagai Juara Umum. Capaian ini menjadi gelar juara umum kedelapan kalinya bagi Kecamatan Barangin di tingkat Kota Sawahlunto. Kepastian juara umum

Riswan Idris, Rafles
Promosi Pariwisata Maluku Merambah Bandara Ngurah Rai, Gubernur Sapa Wisatawan

Promosi Pariwisata Maluku Merambah Bandara Ngurah Rai, Gubernur Sapa Wisatawan

Bali-Spektroom : Pemerintah Provinsi Maluku memanfaatkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, sebagai ruang promosi untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan produk ekonomi kreatif daerah kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Langkah tersebut dilakukan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melalui kolaborasi dengan Bank Mandiri dan Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan

Eva Moenandar, Bian Pamungkas