Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi Pensiunan

Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi Pensiunan
Suasana Buka Puasa Bersama (Bukber) komunitas Pensiunan RRI Surakarta. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta - Spektroom: Buka bersama (Bukber) di bulan Ramadan, kini semakin popular di kalangan masyarakat Indonesia. Tradisi ini dilakukan berbagai kalangan baik oleh lembaga, dinas dan organisasi serta komunitas maupun kalangan warga.

Acaranya juga bisa agak formal diadakan di kantor, restoran, hotel maupun kekeluargaan di rumah. Seperti yang diadakan komunitas pensiunan RRI, kegiatan buka bersama yang digelar di sebuah resto, juga menjadi ajang silaturahmi dan majelis taklim.

“Sesama rekan kerja saat masih dinas dulu dan kini sudah pada pensiun, maka penting kiranya terus menyambung tali silaturahmi diantaranya dengan buka puasa bersama,” ungkap Herman Ady Rahman, salah seorang pegiat komunitas pensiunan RRI Surakarta, kepada Spektroom, Senin malam (9/3/2026).

Acara Bukber juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi diantara anggota komunitas pensiunan.(Foto: Ciptati Handayani)

Acara bukber tersebut memang tidak sekedar acara makan-makan, namun selain sebagai ajang silaturahmi, juga diisi dengan tausyiah menjelang buka puasa. Dengan demikian diharapkan dapat menjadi penyemangat para pensiunan untuk terus meningkatkan amal ibadah serta tetap beraktifitas positif dan produktif.

“Angotanya pensiunan lintas generasi, ada sudah senior artinya pensiun sudah bertahun-tahun lalu dan juga ada yang baru saja pensiun. Semuanya guyup untuk silaturahmi dan menyukai kegiatan majelis taklim,” ujar mantan Kasi Pemberitaan RRI Surakarta ini.

Menurutnya, kegiatan komunitas pensiunan tidak hanya bukber namun juga rutin mengadakan Pengajian maupun refreshing seperti olahraga, kegiatan wisata alam maupun touring.

Sementara itu dalam tausyiah acara bukber, Joko Purnomo pensiunan RRI yang tinggal di Sukoharjo, menyampaikan pentingnya terus mempelajari Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagi lansia atau pensiunan, membaca Al Quran di bulan mulia Ramadan itu sangat tinggi urgensinya. Manfaatnya luar biasa, komprehensif bagi kesehatan fisik, mental, dan Rohani,” kata Joko Purnomo mantan Kepsta RRI Denpasar.

Disebutkan, membaca Al Quran bagi kalangan lansia, dapat memberikan ketenangan hati, kebahagiaan dan mengatasi kesepian.  Selain tentu saja akan mendapatkan pahala dari Alloh SWT.

“Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an (Syahrul Qur'an), menjadikannya momen terbaik untuk memperkuat hubungan dengan kitab suci,” jelasnya. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Bogor-Spektroom : Rudy Susmanto, melakukan pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 bersama Kepala BPS Kabupaten Bogor di kediamannya, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bogor. " Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah penting untuk memperoleh data yang

Asmari, Buang Supeno
Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Landak- Spektroom – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Besar Nurul Bustanul Jannah di Dusun Karya Jaya, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, saat ratusan jamaah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah melalui pengajian, Selasa (16/06/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan dengan pengamanan dari

Apolonius Welly, Buang Supeno
Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Bukittinggi –Spektroom : Harapan baru mengalir di tubuh sepak bola Kota Bukittinggi setelah PSSI Sumatera Barat menunjuk Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kota Bukittinggi. Sosok ini kini menjadi figur sentral yang diharapkan mampu menggerakkan kembali roda pembinaan dan kompetisi sepak bola di Bukittinggi yang sempat

Wiza Andrita, Buang Supeno