Buka Rakor TPID, Sekda Gowa Tekankan 4 Poin Pengendalian Inflasi Daerah

Buka Rakor TPID, Sekda Gowa Tekankan 4 Poin Pengendalian Inflasi Daerah
Sekda Gowa Pimpin Rakor TPID (Foto: Humas Pemkab Gowa)

Gowa-Spektroom : Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter menegaskan, pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas inflasi di Kabupaten Gowa.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (5/8/2026).

Andy Azis Peter mengatakan bahwa Rakor TPID tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pengendalian inflasi bukan sekadar agenda rapat atau kegiatan seremonial, yang kita harapkan adalah adanya progres nyata di lapangan. Jika inflasi tidak mampu kita kendalikan, maka masyarakat akan merasakan dampaknya secara langsung melalui meningkatnya harga kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pada setiap Rakor TPID selanjutnya dihadiri oleh para pemangku kebijakan yang memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan sehingga setiap hasil pembahasan dapat segera ditindaklanjuti dan diimplementasikan.

Pada kesempatan ini, Andy Azis dalam arahannya menekankan 4 (empat) poin utama yang harus menjadi perhatian seluruh anggota TPID.

Pertama, menjaga ketersediaan pasokan melalui peran aktif Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, serta instansi terkait lainnya. Selain itu, ia meminta adanya laporan rutin setiap bulan kepada Bagian Perekonomian Setkab Gowa mengenai kondisi pasokan di daerah.

Kedua, menjaga keterjangkauan harga dengan memperkuat monitoring di pasar-pasar melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Satpol PP guna memastikan stabilitas harga kebutuhan masyarakat.

Ketiga, menjaga kelancaran distribusi, terutama dalam mengantisipasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat penyaluran barang, termasuk saat memasuki musim hujan.

Keempat, memperkuat komunikasi yang efektif melalui kolaborasi seluruh anggota TPID, termasuk Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan serta Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian agar penyampaian informasi dan koordinasi pengendalian inflasi dapat berjalan lebih optimal.

Andy Azis Peter juga meminta Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan sebagai pengelola dashboard inflasi daerah untuk lebih aktif menyampaikan perkembangan data dan informasi kepada seluruh anggota TPID sehingga upaya pengendalian inflasi dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.

“Kita berharap rapat koordinasi ini menghasilkan tindak lanjut yang nyata. Setiap perangkat daerah harus menjalankan perannya masing-masing sehingga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Kabupaten Gowa tetap terjaga,” tutupnya.

Sementara Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Al Ashar dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Nomor tentang Pelaksanaan Pengendalian Inflasi Nasional, serta Surat Gubernur Sulawesi Selatan tentang Penanganan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa dalam melaksanakan sembilan langkah konkret pengendalian inflasi sebagaimana diamanatkan dalam Surat Gubernur Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Rapat Koordinasi TPID Kabupaten Gowa tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, Bulog, serta seluruh pemangku kepentingan yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Gowa.

Berita terkait

Merdeka dengan Literasi Keuangan, 300 Perempuan Desa Paloan Belajar Menata Masa Depan

Merdeka dengan Literasi Keuangan, 300 Perempuan Desa Paloan Belajar Menata Masa Depan

Landak - Spektroom : Di tengah gegap gempita perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan perempuan di Desa Paloan, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, memilih merayakan kemerdekaan dengan cara berbeda. Sebanyak 300 perempuan mengikuti pelatihan literasi keuangan yang digelar Yayasan Karya Dua Anyam (YKDA) bersama Pemerintah

Apolonius Welly, Buang Supeno
BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Jember – Spektroom: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali melakukan penanganan dampak kekeringan dengan mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Selasa (18/08/2026). Kegiatan tersebut merupakan pendistribusian bantuan air bersih ke-3 di wilayah Desa Kaliwining. Berdasarkan

Budi Sucahyono, Buang Supeno