Trending

Bukan Sekadar Coretan, Goresan Dua Siswi MAN Palangka Raya Berbuah Prestasi di HoBAUW 2026

Bukan Sekadar Coretan, Goresan Dua Siswi MAN Palangka Raya Berbuah Prestasi di HoBAUW 2026
Bagi Umi Aisyah dan Rabiya Nazla, goresan itu menjadi ruang untuk menuangkan imajinasi. (Foto: dok humas MANKo Pky)

Palangka Raya-Spektroom: Sebuah coretan bagi sebagian orang mungkin hanya tampak sebagai garis dan bentuk yang memenuhi bidang gambar. Namun bagi Umi Aisyah dan Rabiya Nazla, goresan itu menjadi ruang untuk menuangkan imajinasi sekaligus membuktikan kemampuan.

Dua siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Palangka Raya tersebut berhasil meraih penghargaan dalam Lomba Doodle Art tingkat SMA/MA yang digelar Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), 7–8 Agustus 2026. Umi Aisyah meraih Juara Harapan II, sedangkan Rabiya Nazla menyabet Juara Harapan III.

Kompetisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Parantaran Arsitektur dalam House of Borneo Architecture Week (HoBAUW) 2026. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengolah kreativitas visual melalui karya doodle art.

Bagi Umi dan Rabiya, mengikuti lomba bukan sekadar mengejar penghargaan. Mereka mendapat ruang untuk mengembangkan minat seni sekaligus menguji keberanian bersaing dengan peserta dari jenjang SMA/MA lainnya.

Persiapan hingga pelaksanaan lomba dilakukan dengan bimbingan guru kesenian MAN Kota Palangka Raya, Rahma Ayu Fendia, S.Pd. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam mengarahkan ide, mengasah kreativitas, serta membangun kepercayaan diri kedua siswi dalam menuangkan gagasan ke dalam karya.

Hasilnya, dua karya dari murid MAN Kota Palangka Raya berhasil mendapat apresiasi dewan juri. Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa potensi peserta didik madrasah tidak hanya berkembang dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam seni dan kreativitas visual.

Apresiasi atas capaian tersebut kemudian berlanjut di lingkungan madrasah. Seusai pelaksanaan upacara bendera di halaman madrasah, Senin (10/8/2026), Umi dan Rabiya menyerahkan piala penghargaan kepada pihak MAN Kota Palangka Raya.

Piala diterima langsung Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) MAN Kota Palangka Raya, M. Anshar, yang mewakili Kepala MAN Kota Palangka Raya, Murjani.

“Prestasi ini membuktikan bahwa murid madrasah tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga memiliki bakat dan daya saing yang luar biasa di bidang seni dan arsitektur visual. Kami mengapresiasi tinggi kerja keras para murid serta dedikasi guru pendamping,” ujar M. Anshar saat menerima piala.

Kepala MAN Kota Palangka Raya, Murjani, juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia berharap prestasi Umi dan Rabiya dapat menjadi pemicu semangat bagi siswa lainnya untuk terus mengasah minat dan bakat, serta berani mengikuti berbagai kompetisi.

Dari sebuah goresan yang terlihat sederhana, Umi dan Rabiya telah memberi warna tersendiri bagi prestasi MAN Kota Palangka Raya. (Polin-Khalid Fitri)

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP