Bukan Sekadar Seremonial, Sleman Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Warga
Sleman-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Sleman mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar aktivitas yang dilakukan pada momentum tertentu.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala BNN Kabupaten Sleman, Kombes Pol. Teguh Tri Prasetya, saat membacakan amanat Bupati Sleman dalam upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 di Lapangan Pemda Sleman, Selasa (29/9/2026).
Mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, Haornas menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga dalam pembangunan manusia.
Teguh mengatakan, budaya olahraga perlu dibangun di berbagai lingkungan, mulai dari sekolah, tempat kerja, kalurahan, ruang publik hingga keluarga. Kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda dan senam dinilai dapat menjadi langkah awal membangun pola hidup aktif dan sehat.
“Pemkab Sleman juga akan terus mendorong fasilitas olahraga yang mudah diakses, aman, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh kalangan,” ujarnya.
Selain kesehatan, Pemkab Sleman juga mendorong peningkatan prestasi olahraga. Menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2027, para atlet diminta menjaga ketekunan dan disiplin dalam berlatih.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Sleman memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi pada O2SN SD dan SMP Tingkat Nasional 2026.
Syarifah Adshila Nugroho dari SDN Selomulyo, Ngaglik, meraih juara pertama bulu tangkis putri.
Abdullah As’ad Abyari dari SDN Krajan, Godean, meraih juara kedua pencak silat putra. Sementara Gendis Syakirah Kanahayanda dari SMP Angkasa Adisucipto meraih juara pertama renang 50 meter gaya kupu-kupu dan juara ketiga 50 meter gaya bebas.
Apresiasi juga diberikan kepada pelatih serta kontingen Korpri Kabupaten Sleman yang meraih lima emas, tiga perak dan 10 perunggu dalam Pekan Olahraga Korpri se-DIY.
Teguh mengajak ASN, pelaku usaha, komunitas, organisasi olahraga, keluarga dan seluruh masyarakat Sleman membangun budaya olahraga secara konsisten tanpa harus menunggu momentum peringatan tertentu.