Bulan K3, Momentum Nasional Komitmen Lindungi Tenaga Kerja Indonesia

Bulan K3,  Momentum Nasional Komitmen Lindungi Tenaga Kerja Indonesia
Sekda provinsi Kalbar Harison didampingi kadis Tenaga kerja dan transmigrasi menyerahkan bendera K3 tanda dimulainya bulan K3 dikalbar. (Foto : Adpimprov Kalbar)

Spektroom - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mencanangkan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2026, di Aula Langkau Bapekat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat, Senin (12/01/2026).

Pencanangan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, dr. Harrison, M.Kes., melalui penekanan tombol sirine dan penyerahan bendera K3.

Pencanangan tersebut, menurut Harrison, ada pesan tersembunyi tentang keselamatan manusia yang bekerja di berbagai sektor, dari tambang hingga jasa digital.

"Pencanangan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, Bulan K3 adalah momentum nasional untuk meneguhkan kembali komitmen melindungi tenaga kerja Indonesia" ujar dia.

Komitmen itu menjadi penting ketika data nasional menunjukkan masih tingginya angka kecelakaan kerja. Pada tahun 2024 saja, tercatat 319.224 kasus kecelakaan kerja di Indonesia.

Angka tersebut bukan sekadar statistik dingin. Di baliknya, ada pekerja yang kehilangan kemampuan untuk bekerja, ada yang kehilangan nyawa, dan ada keluarga yang kehilangan tulang punggung ekonomi.

Harisson menekankan bahwa setiap kecelakaan adalah tanda adanya celah dalam sistem kerja yang seharusnya melindungi manusia.

“Satu kecelakaan kerja adalah alarm keras. Ada proses yang tidak aman, peralatan yang tidak layak, atau budaya K3 yang belum benar-benar mengakar,” ujarnya.

Kalimantan Barat sendiri memiliki karakter wilayah dengan risiko kerja yang beragam. Sektor perkebunan, konstruksi, pertambangan, transportasi, hingga jasa dan ekonomi digital sama-sama memiliki potensi bahaya.

"Karena itu, K3 tidak bisa dipandang sebagai kewajiban administratif semata, melainkan pondasi utama dunia kerja" tandas Sekda Harrison.

Diforum yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Drs. Ahmad Priyono, M.M., menyampaikan bahwa Bulan K3 Nasional diperingati setiap 12 Januari hingga 12 Februari sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan kerja.

Peringatan ini memiliki dasar hukum kuat sejak ditetapkan pada 1984.

"Melalui Bulan K3, pemerintah mendorong lebih banyak perusahaan menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3) dan menargetkan nihil kecelakaan kerja" katanya.

Namun lebih dari itu, Bulan K3 membawa pesan kemanusiaan: setiap pekerja berhak bekerja dengan aman dan pulang ke rumah dengan selamat, hari ini dan esok hari.

Berita terkait

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Kampung Quran di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Program ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat, serta akan dikembangkan sebagai percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. "Kami ingin Kampung Qur&

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan siap menjadi daerah penyangga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain menyiapkan puluhan arena pertandingan, Jakarta juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp166 miliar untuk meningkatkan kualitas venue

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Banyumas – Spektroom Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pasar Murah dan UMKM di Kelurahan Kranji, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Kantor

Bian Pamungkas
ссс