BULOG Jateng Distribusikan Beras SPHP ke Pasaran

BULOG Jateng Distribusikan Beras SPHP ke Pasaran
Tim Satgas pangan tinjau penyaluran beras SPHP di pasaran (Foto : Istimewa/Ain)

Spektroom- Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasaran, Perum BULOG diwilayah Jawa Tengah mulai awal Juli 2025 kembali memasarkan beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Beras ini berasal dari beras cadangan pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog SPHP ke masyarakat.

Pimpinan komisi Wilayah Perum BULOG Jawa Tengah, Ahmad Kholisun mengatakan, BULOG Jateng menyiapkan beras SPHP sebanyak 168.000 ton beras untuk disalurkan hingga Desember 2025 mendatang.

Jumlah tersebut diharapkan akan mampu menjaga pasokan sekaligus menahan laju kenaikan harga beras di pasaran.

"Harapan kami penyaluran beras SPHP ini, bisa mengendalikan harga beras di pasaran," kata Kholisun, disela-sela Penyaluran Beras SPHP di Kantor Pos Sisingamangaraja Semarang, Jumat (18/7/2025).

Penyaluran beras SPHP diwilayah Jawa Tengah mendapat respon positif dari masyarakat. Hal tersebut tidak terlepas dari masih tingginya harga komoditas beras di pasaran.

Sri Wahyuni (46), ibu rumah tangga asal Genuk, Kota Semarang menyambut gembira adanya penyaluran beras SPHP ke pasaran karena sangat membantu ekonominya.

"Lumayan Pak selisihnya dengan beras medium lain berkisar 2000 sampai 3000 perak perkilonya.
Beras Bulog kan murah cuma 12.500 perak" ujar Sri Wahyuni.

Dalam penyalurannya, pembeli dibatasi hanya boleh membeli 2 kantong kemasan 5 kilogram.

Di Jawa Tengah ada 27 titik penyaluran beras SPHP, antara lain 12 titik di PT Pos Indonesia, RNI, PIHC, dan Dinas Ketahanan Pangan, melalui gerakan pangan murah (GPM),

Di tengah harga beras di pasaran naik, beras SPHP masih dibanderol sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 perkilogram. BULOG menyasar langsung ke konsumen melalui kios pangan pasar rakyat, kios pangan binaan pemerintah, dan koperasi desa merah putih.

Agar penyaluran beras SPHP tepat sasaran, BULOG menggandeng Tim Satgas Pangan untuk melakukan monitoring, agar harga dan kualitas beras yang dipasarkan sesuai ketentuan yang berlaku, (Bin)

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс