Trending

Bulog Ternate Jamin Ketersediaan Stok Beras di Maluku Utara Hingga Februari 2026 Masih Tersedia

Bulog Ternate Jamin Ketersediaan Stok Beras di Maluku Utara Hingga Februari 2026 Masih Tersedia
Stok Beras di Gudang Ternate, aman (Foto:Bulog Ternate)

Spektroom - Ketersediaan stok beras di wilayah Maluku Utara dipastikan aman dan mencukupi hingga awal tahun 2026. Saat ini, total stok beras yang tersimpan di gudang Perum Bulog Cabang Ternate dan Tobelo mencapai 2.500 ton, sehingga mampu menopang kebutuhan masyarakat selama tiga bulan ke depan.

Dari total tersebut, sebanyak 1.300 ton tersimpan di Gudang Bulog Ternate dan 1.200 ton berada di Gudang Tobelo. Kepala Perum Bulog Cabang Ternate, Jefri Tanase, mengatakan bahwa stok beras tersebut terdiri dari beras komersial dan beras cadangan pemerintah.

“Dari 2.500 ton itu, sekitar 150 ton merupakan beras komersial, sedangkan sisanya adalah beras cadangan pemerintah yang dialokasikan untuk bantuan pangan bulan Desember 2025,” ujar Jefri kepada Spektroom, Selasa (30/12/2025).

Ia menambahkan, Bulog Ternate masih akan menerima tambahan pasokan beras dari Sulawesi Selatan pada awal tahun 2026. “Insya Allah, hingga awal tahun kami masih akan menerima beras dari Sulawesi Selatan sekitar 500 sampai 600 ton,” jelasnya.

Menurut Jefri, dengan stok yang ada dan tambahan pasokan tersebut, ketahanan beras di Maluku Utara diperkirakan aman hingga awal Februari 2026. Pada periode tersebut, Bulog juga akan mengajukan permintaan penambahan stok beras sebanyak 2.000 hingga 3.000 ton untuk menjaga stabilitas pasokan.

Selain beras, Bulog Ternate juga masih memiliki stok komoditas pangan lainnya. Saat ini tersedia minyak goreng sebanyak 185.000 liter dan gula pasir sekitar 25 ton. Seluruh komoditas tersebut dipasarkan kepada masyarakat sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Jefri menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok, termasuk selama masa libur. “Gudang Bulog tetap beroperasi untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan beras,” tegasnya.

Adapun harga eceran beras SPHP untuk Zona III ditetapkan dengan harga gudang Rp11.600 per kilogram dan harga maksimal di tingkat konsumen Rp13.500 per kilogram. Sementara itu, gula pasir dijual dengan harga Rp18.000 hingga Rp18.500 per kilogram, dan minyak goreng berkisar antara Rp19.000 hingga Rp20.000 per liter.

Dengan kondisi stok yang terjaga dan distribusi yang tetap berjalan, Bulog memastikan stabilitas pangan di Maluku Utara tetap aman hingga awal tahun mendatang.

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP