Bupati Eka Putra Tinjau Pembangunan Sabodam Gunung Marapi, Progres Lampaui Target

Bupati Eka Putra Tinjau Pembangunan Sabodam Gunung Marapi, Progres Lampaui Target
Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM meninjau langsung progres pembangunan Sabodam di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, (foto Prokopim TD)

Tanah Datar - Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperkuat langkah mitigasi bencana melalui pembangunan infrastruktur pengendali banjir dan galodo di kawasan rawan terdampak lereng Gunung Marapi.

Untuk memastikan pengerjaan berjalan optimal, Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau langsung progres pembangunan Sabodam di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, Selasa (26/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Eka Putra menyampaikan progres pembangunan Sabodam saat ini telah mencapai sekitar 12 persen dan berjalan lebih cepat dari target awal tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, progres pembangunan Sabodam di Nagari Sungai Jambu sudah mencapai 12 persen. Hingga saat ini pengerjaannya berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kita berharap pembangunan ini selesai tepat waktu sehingga masyarakat tidak lagi merasa cemas ketika curah hujan tinggi terjadi,” ujar Eka Putra.

Ia menegaskan, pembangunan Sabodam merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem mitigasi bencana hidrometeorologi pasca banjir bandang dan galodo yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Datar pada 2024 lalu.

Bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang dipicu kondisi cuaca dan iklim ekstrem, seperti hujan berintensitas tinggi yang dapat menyebabkan banjir bandang, tanah longsor, hingga galodo.

Karena itu, keberadaan Sabodam dinilai sangat penting untuk menahan material batu, lumpur, kayu, dan sedimen yang terbawa arus sungai saat debit air meningkat drastis.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap pembangunan infrastruktur pengendali bencana tersebut mampu memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat yang tinggal di kawasan aliran sungai, lereng perbukitan, serta daerah terdampak lahar dingin Gunung Marapi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemanfaatan dan Pengendalian Sumberdaya Air Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Tanah Datar, Netrizal menjelaskan pembangunan pengendali sedimen atau Sabodam di kawasan Gunung Marapi meliputi tiga unit di Batang Malana, Nagari Sungai Jambu, serta satu pembangunan river training work di Batang Pagu-Pagu.

“Untuk progres pembangunan Sabodam ini dari rencana 8 persen, terealisasi 12 persen, jadi meningkat sekitar 3 persen dari target semula,” jelas Netrizal.

Pembangunan Sabodam tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2027 mendatang dan menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan daerah terhadap ancaman bencana alam.

Turut mendampingi Bupati Eka Putra dalam peninjauan itu, Kabag Prokopim Roza Melfita, Camat Pariangan A.H. Miza Aziz, serta Wali Nagari Sungai Jambu Wilmen.(Ris1)

Berita terkait

Bodewin Wattimena Warning Pelaku Usaha: Jangan Manipulasi Data Sensus Ekonomi 2026

Bodewin Wattimena Warning Pelaku Usaha: Jangan Manipulasi Data Sensus Ekonomi 2026

Ambon-Spektroom:Walikota Ambon,Bodewin Wattimena mengingatkan seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk memberikan data yang jujur dan akurat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan, kualitas data yang dihimpun akan menentukan arah pembangunan Ambon dalam satu dekade ke depan. Peringatan itu disampaikan Bodewin saat menghadiri kegiatan “Arika Deng Sensus Ekonomi

Eva Moenandar, Buang Supeno
Panah Berterbangan, Geng Motor Digilas ! Polda Sulsel Sapu Bersih 176 Pelaku Kejahatan Jalanan

Panah Berterbangan, Geng Motor Digilas ! Polda Sulsel Sapu Bersih 176 Pelaku Kejahatan Jalanan

Makassar-Spektroom : Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H.,memimpin langsung konferensi pers pengungkapan kasus kejahatan jalanan di Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Selasa (26/05/2026). Dalam operasi besar tersebut, jajaran Polda Sulawesi Selatan berhasil mengungkap ratusan kasus kriminal jalanan yang selama ini

Nur Jalil Sultan, Buang Supeno