Bupati Fawait Akan Bentuk Pilot Project Pencegahan Pernikahan Anak Lewat Sekolah

Bupati Fawait Akan Bentuk Pilot Project Pencegahan Pernikahan Anak Lewat Sekolah
Bupati Jember Muhammad Fawait dan ketua TP PKK kabupaten Jember Ghyta Eka Puspita. (Foto: Budi/Spektroom)

Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember menggelar forum diskusi dengan tema "Sekolah Berdaya Mencegah Pernikahan Dini dalam Semangat Hari Kartini", di Pendopo Wahyawibawagraha, dengan menghadirkan Najeela Shihab, praktisi pendidikan anak, sebagai narasumber. Rabu (15/4/2026) Pencegahan Angka stunting di Kabupaten Jember saat ini masih tergolong tertinggi di Jawa Timur. Hal ini juga disebabkan masih adanya pernikahan anak yang dijalani oleh sebagian masyarakat di Jember. Forum diskusi dengan tema "Sekolah Berdaya Mencegah Pernikahan Dini dalam Semangat Hari Kartini", bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada sejumlah kepala sekolah dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember sebagai motor penggerak pencegahan pernikahan dini. Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa pernikahan dini bukan tanggung jawab seorang bupati atau ketua tim penggerak PKK saja, melainkan semua pihak, termasuk guru dan orang tua. "Kita tahu, angka stunting di Jember masih cukup tinggi, angka kematian ibu dan bayi juga tinggi. Penyebab dari semua itu, paling banyak adalah pernikahan dini. Oleh karenanya, tanggung jawab pencegahan ini bukan hanya ada pada bupati, tetapi juga sekolah atau guru, dan orang tua," ungkap Bupati Fawait. Untuk itu, pihaknya akan membentuk beberapa sekolah sebagai proyek percontohan (pilot project) dalam mencegah pernikahan dini, dan akan terus melakukan pemantauan terhadap sekolah yang ditunjuk menjadi proyek percontohan. Selain itu, Bupati Fawait juga akan melibatkan pondok pesantren dalam upaya mencegah pernikahan dini. Hal ini karena tidak sedikit santriwati di pesantren yang juga menikah di usia dini dengan berbagai alasan, salah satunya untuk mencegah pergaulan bebas. "Kami juga akan merangkul pesantren dan tokoh agama, karena kami juga menemukan beberapa pesantren di Jember di mana ada beberapa santrinya yang oleh walinya dinikahkan di usia yang belum layak," paparnya. Najeela Shihab, yang menjadi narasumber dalam diskusi tersebut, mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember dalam upaya mencegah pernikahan dini. "Kami sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Bupati Jember, terutama dalam mencegah pernikahan dini, seperti melakukan penunjukan beberapa sekolah sebagai proyek percontohan. Ini sangat bagus, dan kami berharap bisa memberi hasil yang baik," ungkap Najeela Shihab, putri ulama besar Quraish Shihab. Sementara itu, Ketua TP PKK Jember, Ghyta Eka Puspita, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa TP PKK akan mengambil peran dalam upaya pencegahan pernikahan dini, salah satunya adalah dengan membentuk kelompok-kelompok bermain di masing-masing kecamatan. Dengan adanya kelompok bermain untuk anak-anak ini, sosialisasi pencegahan pernikahan dini dapat dilakukan secara maksimal, termasuk dalam melakukan pendampingan kepada masyarakat. "Kami TP PKK, sejauh ini sudah membentuk wadah kelompok-kelompok bermain di setiap kecamatan. Di sini kami akan mengambil peran dengan memberikan sosialisasi tentang pencegahan pernikahan dini dengan melibatkan TP PKK di masing-masing kecamatan," pungkasnya. (budi s)

Berita terkait

Situasi Teluk Memanas,
Indonesia Tegaskan Solidaritas dan Apresiasi Pemerintah Bahrain Jamin Keamanan WNI

Situasi Teluk Memanas, Indonesia Tegaskan Solidaritas dan Apresiasi Pemerintah Bahrain Jamin Keamanan WNI

Jakarta - Spektroom : Ardi Hermawan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Bahrain, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Bahrain atas respons yang profesional dalam menyikapi perkembangan situasi terkini, serta komitmen berkelanjutan dalam menjamin keselamatan seluruh penduduk, termasuk masyarakat Indonesia di Bahrain. Dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri ( Kemlu) RI, Ia menyatakan kebijakan

Heriyoko
OJK Provinsi Sumatera Barat Tanda Tangani Nota Kesepahaman

OJK Provinsi Sumatera Barat Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Padang-Spektroom : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat bersama Universitas Andalas (UNAND) resmi menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, Pengembangan Sektor Jasa Keuangan, Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan, serta Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat, Roni

Diah Utami, Rafles