Menko Pangan: Pemerintah Targetkan Kenaikan Nilai Tukar Nelayan
Lombok Tengah-Spektroom : Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau biasa disapa Zulhas mengunjungi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang berada di Dusun Kelongkong, Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (31/7/2026).
Menko Pangan mengungkap fakta, sebagian besar nelayan lebih miskin dibanding petani atau peternak. Menurutnya dimana-mana nelayan selama ini yang paling menderita, dengan Nilai tukarnya 103, sedangkan petani padi sudah 131. Jauh sekali dan yang paling miskin nelayan.
Keperihatinan Zulhas atas kehidupan para nelayan yang kurang menguntungkan tersebut juga terjadi di NTB, termasuk di dua lokasi yang dikunjunginya baik di Kampung Nelayan Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur maupun di Kampung Nelayan Bilelando, Lombok Tengah.
Untuk itu Zulhas yang pernah Menteri Kehutanan ini akan mengejar target pencapaian itu di NTB. Salah satunya dengan membangun kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di NTB dengan berbagai fasilitas penunjang yang terintegrasi. Seperti, shelter coldbox, pabrik es portabel, gudang beku portabel, kios pemasaran ikan, kios perbekalan, kantor pengelola, balai pelatihan serta akan dibangunkan SPBU khusus nelayan.
Dalam hemat Menkob Pangan, kelengkapan fasilitas tersebut akan membantu nelayan memperoleh harga jual hasil tangkapan yang lebih baik serta menekan biaya operasional. Selain itu, nelayan juga bisa mengawetkan hasil tangkapan ketika harga sedang anjlok.
"Ketika nelayan mendapatkan penawaran harga yang murah, dia bisa mempertahankan hasil tangkapannya karena fasilitasnya sudah tersedia," tandasnya disambut aplous para nelayan setempat.
Koperasi Nelayan Merah Putih ini nantinya terhubung dengan jaringan koperasi di seluruh Indonesia sehingga pemasaran jadi lebih mudah. Pengelolaan koperasi akan melibatkan pemerintah desa yang dikomandoi oleh Kades dan perangkat desa.
Zulhas menegaskan pemerintah saat ini memfokuskan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pangan. Setelah sektor pertanian menunjukkan peningkatan, kini perhatian diarahkan kepada nelayan.
Menurutnya berbagai program pemerintah itu semua penting yang muaranya untuk membantu kesejahteraan rakyat. "Petani padi sudah bagus, peternakan sudah lumayan. Sekarang tinggal nelayan yang kita fokuskan," demikian Zulhas.
Menko optimis target kenaikan Nilai Tukar Nelayan dari 103 menjadi 120 dapat tercapai dalam waktu dekat. Ia menyebut SPBU di koperasi tersebut ditargetkan telah terbangun pada September nanti.
Sementara itu Gubernur NTB M Iqbal bersama Menko Pangan dan Menteri yang turut dalam rombongan tersebut bersama Kepala OPD terkait Pemprov NTB juga turut menyerahkan bantuan sembako berupa beras dan minyak goreng Miyakita yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Turut bersama Kunker Menko Pangan diantaranya Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, anggota Komisi IX DPR RI Muazim Akbar, dan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri.