Bupati Karimun Buka MPLS 2026, Tekankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat demi Cetak Generasi Berdaya Saing Global

Bupati Karimun Buka MPLS 2026, Tekankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat demi Cetak Generasi Berdaya Saing Global
Bupati Karimun Iskandarsyah sebagai pembina upacara di SMAN-3 Karimun (Foto:Diskominfo)

Karimun-Spektroom - Bupati Karimun Iskandarsyah resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 3 Karimun, Senin (20/7/2026). Momentum awal tahun ajaran baru itu dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menanamkan pendidikan karakter sebagai fondasi mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

Bertindak sebagai inspektur upacara bendera, Iskandarsyah mengajak seluruh peserta didik baru membangun karakter sejak dini melalui penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Menurutnya, kebiasaan positif yang dibentuk sejak usia sekolah akan menjadi penentu kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Dalam amanatnya, Bupati mencontohkan sosok Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie, yang dikenal memiliki budaya membaca sejak kecil. Kebiasaan tersebut, katanya, menjadi fondasi lahirnya kecerdasan, karakter kuat, serta berbagai inovasi yang mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

"Kebiasaan yang kita bangun sejak kecil akan menentukan kekuatan karakter dan akhlak kita di masa depan. Jika kalian membiasakan belajar, bermasyarakat, dan menjaga kesehatan, saya yakin kalian akan tumbuh menjadi generasi yang hebat dan membanggakan," ujar Iskandarsyah.

Ia menegaskan, pembentukan karakter tersebut selaras dengan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karimun, yang menitikberatkan pada terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, agamis, sehat, dan cerdas.

Menurutnya, posisi strategis Kabupaten Karimun sebagai wilayah perbatasan yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia menuntut lahirnya generasi muda yang memiliki daya saing internasional.

"Karimun sebagai daerah perbatasan membutuhkan generasi yang memiliki daya saing global. Karena itu, pendidikan karakter harus menjadi prioritas sejak dini," tegasnya.
Bupati Karimun bersama Kepala Sekolah dan pendidik(Foto : Diskominfo)

Suasana upacara semakin hidup ketika Bupati memberikan tantangan kepada siswa baru untuk menyebutkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Seorang siswa baru, Rafli, lulusan SMP Negeri 1 Meral Barat, dengan percaya diri maju ke depan dan berhasil menyebutkan seluruh kebiasaan tersebut, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur yang cukup.

Keberanian dan ketepatan jawaban Rafli mendapat apresiasi langsung dari Bupati berupa hadiah, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta upacara.

Menutup sambutannya, Iskandarsyah mengingatkan para pelajar agar menjadikan sekolah sebagai tempat membangun prestasi, bukan ruang bagi kekerasan maupun perilaku negatif.

Ia secara khusus mengimbau siswa menjauhi perkelahian, perundungan (bullying), penyalahgunaan pergaulan, serta tindakan lain yang dapat merusak masa depan.

"Gunakan masa SMA ini untuk belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa," pesannya.

Pembukaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 3 Karimun ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Bupati Karimun bersama kepala sekolah dan jajaran pendidik sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi para peserta didik baru.

Berita terkait