Bupati Kendal Himbau Masyarakat Tidak Panik Buying

Bupati Kendal Himbau Masyarakat Tidak Panik Buying
Kebutuhan gas melon di masyarakat semakin meningkat selama bulan ramadan, namun pengiriman masih lancar. (Foto: Sigit)

Semarang-Spektroom: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, menjelang Lebaran, biasanya kebutuhan gas rumah tangga meningkat. Oleh karena itu, banyak yang membeli untuk cadangan, karena takut kehabisan.

"Tidak usah panik buying, karena selama ini pasokan normal, bahkan akan ada pasokan tambahan," ujarnya.

Sri Nuryati, pemilik Pangkalan LPG di Kendal mengatakan, hingga saat ini belum ada tambahan jumlah kuota pasokan gas melon, namun pasokan gas bersubsidi, selama bulan Ramadhan juga tetap lancar.

"Pasokan lancar dan sesuai waktu, bahkan selama bulan Ramadhan ini, meskipun tanggal merah, tetap ada kiriman," katanya.

Mengantisipasi lonjakan kebutuhan gas LPG 3 Kg atau gas melon menjelang lebaran, Pemkab Kendal mengajukan tambahan alokasi kepada Pertamina.

Besaran tambahan yang diajukan adalah 10.800 tabung dan selanjutnya sudah mulai dikirim ke agen-agen maupun pangkalan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kendal, Toni Ari Wibowo.

"Saat ini pasokan normal, tapi untuk antisipasi meningkatkannya permintaan menjelang Lebaran, maka khusus menjelang Lebaran ada tambahan pasokan Sebanyak 10.800 tabung," jelasnya, Jumat (6/3/26).

Dikatakan, permintaan gas non subsidi juga semakin bertambah. Pembelinya kebanyakan dari rumah makan dan restoran. "Gas non subsidi sudah lumayan, tiap hari ada yang beli," ujarnya.

Masyarakat tidak perlu panik, dengan membeli lebih dari biasanya. Pasalnya, pasokan gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Kendal, saat ini tetap lancar. 

Berita terkait