Fakultas Syariah UIN Malang Optimistis Prodi Ilmu Hadis Raih Akreditasi Baik Sekali

Fakultas Syariah UIN Malang Optimistis Prodi Ilmu Hadis Raih Akreditasi Baik Sekali
Fakultas Syariah UIN Malang mematangkan persiapan Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Hadis (ILHA) . ( Foto : spektroom)?

Malang-Spektroom: Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang optimistis Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Hadis (ILHA) mampu meraih akreditasi “Baik Sekali” dalam proses asesmen lapangan yang akan berlangsung secara daring pada 11–13 Maret 2026.


Optimisme tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi persiapan visitasi asesmen lapangan akreditasi yang digelar pada Jumat (6/3/2026) di Meeting Room Fakultas Syariah UIN Malang. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Ilmu Hadis, Prof. Nasrullah, bersama tim penyusun borang akreditasi serta jajaran pimpinan fakultas.


Rapat difokuskan pada pengecekan kelengkapan borang akreditasi serta kesiapan dokumen pendukung yang akan digunakan dalam proses asesmen lapangan daring.


Ketua Prodi Ilmu Hadis, Prof. Nasrullah, menjelaskan bahwa kegiatan persiapan ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh tim dalam menghadapi proses visitasi akreditasi.


“Persiapan visitasi lapangan kali ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi seluruh tim dalam menghadapi asesmen lapangan Program Studi S1 Ilmu Hadis yang akan berlangsung pada 11 hingga 13 Maret 2026,” ujarnya.


Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., yang hadir didampingi Wakil Dekan III, Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H.


Dalam arahannya, Dekan menekankan pentingnya kesiapan dokumen pendukung yang tercantum dalam borang akreditasi, baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy. Ia meminta seluruh tim memastikan bahwa seluruh bukti fisik tersusun rapi, valid, serta mudah diakses ketika proses asesmen berlangsung.


“Mohon pastikan seluruh dokumen pendukung atau bukti fisik yang ada di borang, baik hardcopy maupun softcopy di folder atau drive, sudah tersusun rapi, valid, dan mudah diakses. Tidak boleh ada data yang tidak sinkron antara data lapangan dan dokumen,” tegasnya.


Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa kerja keras dan kolaborasi seluruh tim akan membawa hasil terbaik bagi Fakultas Syariah.


“Saya percaya, dengan kerja keras dan kolaborasi kita, Fakultas Syariah akan mencapai target yang diharapkan. Semoga semua usaha dan persiapan yang dilakukan membuahkan hasil maksimal dan visitasi berjalan lancar serta meraih hasil yang memuaskan,” ungkapnya.


Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik, Prof. Dr. Sudirman, M.A., menegaskan bahwa akreditasi merupakan salah satu indikator penting dalam menjamin mutu pendidikan tinggi.


Menurutnya, Prodi Ilmu Hadis yang masih berusia relatif muda terus berupaya menghadirkan proses pendidikan yang bermutu guna memastikan kualitas lulusan yang berdaya saing tinggi dengan karakter khas UIN Malang.


“Prodi ILHA yang baru berusia tiga tahun berusaha maksimal menghadirkan proses mutu yang selama ini telah dilaksanakan demi menjamin kualitas lulusan yang berdaya saing tinggi dengan penciri prodi yang khas UIN Malang,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan optimisme bahwa melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh tim, Fakultas Syariah dapat mencapai target nilai akreditasi yang diharapkan, yakni predikat “Baik Sekali”.


Menutup rangkaian rapat persiapan, Wakil Dekan III Dr. H. Miftahul Huda menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim penyusun borang yang telah bekerja keras mempersiapkan berbagai dokumen akreditasi.

Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi dan ketelitian dalam memastikan seluruh dokumen serta data yang disiapkan benar-benar akurat dan siap dipresentasikan saat asesmen lapangan berlangsung.


Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh tim memiliki pemahaman yang sama serta kesiapan yang matang dalam menghadapi asesmen lapangan daring, sehingga Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dapat meraih hasil akreditasi yang optimal.

Berita terkait

Penanganan Sungai Batang Baliang Solok  Dipercepat Melalui Tiga Segmen Prioritas

Penanganan Sungai Batang Baliang Solok  Dipercepat Melalui Tiga Segmen Prioritas

Padang – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan tanggap darurat pascabanjir bandang Sungai Batang Baliang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dengan membagi pekerjaan ke dalam tiga segmen prioritas. Penanganan dilakukan dari hulu hingga hilir sungai, dengan fokus pada pembukaan alur, pembersihan material debris, pengendalian genangan, serta perkuatan tebing di lokasi

Nurana Diah Dhayanti
Perayaan Maulid Nabi dan Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026 di Masjid Raya Al-Bakrie

Perayaan Maulid Nabi dan Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026 di Masjid Raya Al-Bakrie

Bandarlampung - Spektroom: Pembangunan Lampung tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan gedung. Menurutnya, pembangunan manusia, terutama pembentukan generasi yang memiliki iman dan akhlak, menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi emas. Hal itu disampaikan Gubernur Mirza pada Perayaan Maulid Nabi sekaligus penutupan Maulid Arbain Lampung 2026

Anggoro AP
MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana Dengan Tema Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua

MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana Dengan Tema Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua

Banjarmasin-Spektroom : Menghadirkan sejumlah narasumber yang mengerti permasalahan lingkungan, MUI Kalsel, Bidang Kerukunan Umat Beragama, menggelar dialog lingkungan di sebuah restoran, Sabtu, 26 September 2026. Tema yang diangkat, “Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua”, menghadirkan Raden Rafiq Sepdian (Ditektur Walhi Kalsel); Anang Suriani (Tokoh Adat Dayak Pitap); M. Syaripuddin (Anggota DPRD

Junaidi, Anggoro AP
Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, Kemenag Perkuat Fungsi Sosial dan Ekonomi

Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, Kemenag Perkuat Fungsi Sosial dan Ekonomi

Jakarta — Spektroom: Masjid diharapkan tidak berhenti sebagai ruang ibadah, tetapi tumbuh menjadi pusat pemberdayaan yang menyentuh langsung kehidupan jamaah. Fungsi itu mencakup penguatan ekonomi, kepedulian lingkungan, hingga penyediaan layanan yang ramah bagi anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad mengatakan, pemberdayaan rumah ibadah

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
ссс