Bupati Kuansing Janji Bangun Pendopo Adat Muko Lobua di Lubuk Jambi

Bupati Kuansing Janji Bangun Pendopo Adat Muko Lobua di Lubuk Jambi
Kedatangan Bupati Kuansing di Muko Lobua Lubuk Jambi Kuantan Mudik (Foto: Diskominfos Kuansing)

Teluk Kuantan-Spektroom : Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, berjanji akan membangun Pendopo Adat di Muko Lobua, Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik.

Janji tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Festival Perahu Beganduang, Kamis (26/3/2026), yang berlangsung meriah di Tepian Muko Lobua.

Dalam kesempatan itu, Bupati hadir bersama Wakil Bupati H Muklisin, jajaran Forkopimda, serta Ketua TP PKK Hj Yulia Herma Suhardinan. Ia menggambarkan prosesi Manjopuik Limau dan Perahu Beganduang begitu menarik, layaknya menyaksikan tayangan televisi.

“Prosesi Manjopuik Limau dan Perahu Beganduang ini seperti nonton televisi. Dentuman meriam dan petasan menjadi warna tersendiri,” ujar Suhardiman.
Selain itu, Bupati juga menanggapi sejumlah aspirasi masyarakat. Terkait kondisi ruas jalan di Lubuk Jambi, ia menegaskan akan segera dilakukan perbaikan.

“Saya instruksikan Kadis PUPR untuk segera melakukan telaah dan mempercepat perbaikan,” tegasnya.
Masalah penumpukan sampah di Pasar Lubuk Jambi juga menjadi perhatian.

Bupati meminta camat setempat segera berkoordinasi dengan OPD terkait serta Sekda Zulkarnaen agar persoalan tersebut cepat dituntaskan.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Ninik Mamak, tokoh adat, dan tokoh masyarakat Negeri Gajah Putih Lubuk Jambi atas dukungan terhadap pelaksanaan festival dan pembangunan daerah.( SN/HH)

Berita terkait

Pemko Sawahlunto Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Desa Santur, Bantuan Darurat dan Layanan Administrasi Langsung Disalurkan

Pemko Sawahlunto Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Desa Santur, Bantuan Darurat dan Layanan Administrasi Langsung Disalurkan

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Santur, Kecamatan Barangin, pada Senin malam. Dua rumah yang terbakar diketahui milik warga bernama Jumiran dan Rahma Geni Saputra. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, tepatnya Selasa pagi (21/4/2026), Wali Kota

Riswan Idris, Buang Supeno