Bupati Pasaman Barat Yulianto Sampaikan Jawaban atas Pendapat Akhir Fraksi terkait RAPBD 2026

Bupati Pasaman Barat Yulianto Sampaikan Jawaban atas Pendapat Akhir Fraksi terkait RAPBD 2026
Bupati Pasaman Barat, Yulianto bersama Ketua dan unsur pimpinan DPRD lainnya. (Foto: Kominfo Pasbar)

Spektroom - Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menghadiri Sidang Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Jawaban Bupati atas Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2026, Jumat (21/11) di Aula Kantor DPRD. Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah.

Sidang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD, kepala OPD, serta unsur terkait lainnya. Paripurna tersebut digelar sebagai bagian dari tahapan pembahasan Ranperda APBD sesuai dengan Peraturan Tata Tertib DPRD.

Dalam penyampaiannya, Bupati Yulianto mengucapkan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD atas pandangan, masukan, dan dukungan yang diberikan dalam proses pembahasan RAPBD 2026. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah dan DPRD memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan APBD dapat dilaksanakan secara efektif dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Terima kasih atas apresiasi yang disampaikan Fraksi Golkar kepada Banggar DPRD dan tim penyusun APBD 2026. Pemerintah Daerah juga berharap agar pelaksanaan dan penyerapan anggaran tahun 2026 dapat berjalan lebih fokus dan tepat sasaran,” ujarnya.

Kepada Fraksi Persatuan Keadilan Sejahtera, Bupati menegaskan komitmen Pemda untuk terus menyelaraskan kebijakan keuangan daerah dengan arahan pemerintah pusat, tanpa mengabaikan visi-misi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Bupati Yulianto juga memberikan apresiasi kepada Fraksi PAN atas dukungan terhadap penyusunan RAPBD 2026 yang telah melalui tahapan KUPA–PPAS hingga paripurna dengan tetap mengacu pada RPJMD, Renstra, RKPD, dan Renja SKPD.

“Kita semua berharap program dan kegiatan yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik serta hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Kepada Fraksi Partai Pembangunan Nurani Ummat, Bupati menyampaikan bahwa masukan terkait peningkatan kemandirian fiskal daerah akan menjadi perhatian serius Pemda. Ia menegaskan bahwa Pemda terus mengintensifkan PAD melalui optimalisasi sumber yang ada, mencari potensi PAD baru, serta memperbaiki tata kelola pendapatan daerah.

Menutup penyampaiannya, Bupati Yulianto memberikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD atas kolaborasi yang terjalin selama proses pembahasan RAPBD 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPRD. Semoga sinergi eksekutif dan legislatif ini terus terjaga untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Pasaman Barat yang lebih baik,” ujarnya. (RRE/Rel)

Berita terkait

UNEJ dan Ditjen LIP Perkuat Sinergi Optimasi Lahan Non-Rawa di Jember

UNEJ dan Ditjen LIP Perkuat Sinergi Optimasi Lahan Non-Rawa di Jember

Jember-Spektroom : Universitas Jember (UNEJ) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) resmi memperkuat kolaborasi strategis dengan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) guna menggarap potensi besar lahan non-rawa di Kabupaten Jember. Sinergi ini diwujudkan melalui pelaksanaan perencanaan teknis Survey, Investigation, and Design (SID) Optimasi Lahan Non-Rawa 2026

Julianto
Jember Jadi Kabupaten Pertama di Tapal Kuda yang Memiliki MPP Mini Terbanyak

Jember Jadi Kabupaten Pertama di Tapal Kuda yang Memiliki MPP Mini Terbanyak

Jember-Spektroom : Bupati Jember Muhammad Fawait, secara resmi meluncurkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini di sejumlah kecamatan, salah satunya di Kecamatan Tanggul. Kebijakan ini merupakan upaya terobosan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat di wilayah pinggiran. Langkah ini menjadikan Jember sebagai kabupaten pertama di Tapal Kuda yang

Budi Sucahyono, Julianto