Bupati Sleman : Optimis Koperasi Desa Merah Putih Berkembang

Bupati Sleman : Optimis Koperasi Desa Merah Putih Berkembang
Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Bupati Sleman Harda Kiswaya, hadiri peluncuran Koperasi Desa Merah Putih secara daring di Sinduadi Mlati, Sleman. (Foto : Fatmawati)

Spektroom - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.Senin (21/7).

Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Presiden RI Prabowo Subianto ditandai dengan penekanan tombol sirine sebagai simbol dimulainya gerakan nasional koperasi berbasis desa dan kelurahan.

KDMP merupakan program strategis nasional yang dicanangkan langsung Presiden Prabowo untuk diimplementasikan di seluruh daerah pada tingkat Desa dan Kelurahan.

Kabupaten Sleman, memiliki 86 Kalurahan yang telah melaksanakan program KDMP, tiga diantaranya ditunjuk sebagai mockup (model percontohan) nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menjelaskan program KDMP ini merupakan upaya Pemerintah dalam memudahkan masyarakat dalam mengakses kebutuhan baik itu sembako, pupuk, pelayanan kesehatan, dan sebagainya, dengan memangkas rantai distribusinya dan harga yang terjangkau. Dikatakan program KDMP ini juga menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat.

Pada peluncuran ini, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi secara langsung kepada seluruh Kepala Daerah beserta jajarannya yang telah mendukung dan mempersiapkan program KDMP di daerahnya masing - masing.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyatakan dukungannya atas program yang telah diluncurkan Presiden Prabowo, khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mendukung penuh program KDMP (Foto : Fatmawati)

"Saya tentu menyambut baik adanya program ini (KDMP). Ini menjadi salah satu langkah untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat di tingkat Kalurahan," katanya.

Lebih lanjut, Harda menuturkan dalam mendukung keberlangsungan program KDMP ini, Pemkab Sleman akan melakukan pendampingan dan pembinaan bagi para pengurus dan anggota KDMP.

"Mudah-mudahan KDMP ini betul-betul bisa berkembang. Selanjutnya, tugas Pemerintah Daerah bagaimana pembinaan harus betul-betul jalan, sehingga petugas koperasi bisa bekerja, bisa menjalankan koperasi dengan baik," jelasnya.(Fatmawaty).

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс