Buruh dan Pengusaha Saling Klaim Dirugikan Formula UMP 2026

Buruh dan Pengusaha Saling Klaim Dirugikan Formula UMP 2026
Ilustrasi UMP 2026 ( Instagram)

Spektroom - Pergantian Tahun 2025 ke 2026 tinggal menghitung hari. Perdebatan soal kelayakan upah di Jakarta tampaknya belum akan mereda, seiring tingginya biaya hidup dan tuntutan buruh agar upah minimum benar-benar mampu memenuhi kebutuhan dasar pekerja dan keluarganya.

Penetapan Upah Minimum Provinsi ( UMP) 2026 belum diterima bahkan cenderung menuai penolakan dari kalangan pengusaha dan serikat buruh.

Kedua belah pihak memiliki masing-masing alasan tersendiri atas penetapan UMP yang mengacu pada peraturan pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang pengupahan dengan formula Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alfa). Adapun rentang Alfa ditetapkan 0,5-0,9.

Polemik ini mencerminkan perbedaan kepentingan antara pekerja yang ingin upah layak, pengusaha yang ingin menjaga keberlanjutan bisnis, dan pemerintah yang menyeimbangkan keduanya.

Pekerja dan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh, menolak keras keputusan Pemprov DKI yang menaikkan Upah Minimum Provinsi UMP 2026 sebesar 6,17 persen atau sekitar Rp 333.115 menjadi Rp 5.729.876 per bulan berdasarkan indeks alfa 0,75.

"Insentif dari Pemprov DKI, berupa subsidi transportasi, air bersih, hingga BPJS, bukan solusi. Karena tidak menyentuh akar masalah" tegas.Said Iqbal Presiden KSPI dan Presiden Partai Buruh, di Jakarta, Kamis (25/12/2025).

Iqbal mengungkapkan berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), nilai KHL di Jakarta, mencapai Rp5,89 juta per bulan. Sementara UMP 2026 di DKI Rp5,73 juta, masih kurang Rp160.000.

"Selisih Rp160 ribu, sangat berarti bagi buruh. Cukup untuk makan, transportasi, atau kebutuhan dasar lainnya," tegasnya

Iqbal juga menyoroti UMP DKI Jakarta justru lebih rendah dibanding UMK Kabupaten Bekasi dan Karawang yang sudah menembus Rp 5.886.583juta, padahal biaya hidup di Jakarta jauh lebih mahal.

Menurut Iqbal,, aliansi buruh Jakarta akan melayangkan gugatan ke Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN). Selain itu, akan menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta dan Istana pada 29 Desember 2025 atau awal Januari 2026..

Dunia usaha memahami bahwa kebijakan pengupahan memiliki tujuan fundamental untuk melindungi pekerja dan menjaga daya beli masyarakat. Namun, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta W. Kamdani menegaskan bahwa rentang alfa 0.5 - 0.9 memberatkan dunia usaha.

"Dunia usaha telah mengusulkan agar nilai alfa berada pada kisaran 0,1 hingga 0,5, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan hidup layak (KHL) dan kemampuan riil dunia usaha". ujarnya

Data menunjukkan bahwa sejumlah sektor industri masih tumbuh di bawah pertumbuhan ekonomi nasional, bahkan mengalami kontraksi pada kuartal III 2025.

"Kondisi ini mencerminkan terbatasnya ruang penyesuaian bagi dunia usaha di sektor-sektor tersebut di tengah tekanan yang masih berlangsung," ungkap Shinta.Kamis (25/12/2025).

Berita terkait

Komunitas Keluarga Badingsanak Salurkan Donasi Sembako ke Panti Asuhan Amanah Insani Banjarmasin

Komunitas Keluarga Badingsanak Salurkan Donasi Sembako ke Panti Asuhan Amanah Insani Banjarmasin

Junaidi, Agung Yunianto Banjarmasin—Spektroom : Wujud kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Komunitas Keluarga Badingsanak Kota Banjarmasin melalui kegiatan penyaluran donasi sembako kepada Panti Asuhan Amanah Insani yang berlokasi di Jalan HKSN Komplek AMD Blok A14 No. 137, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin. Komunitas yang telah berdiri sejak

Junaidi
May Day 2026 Pemerintah Hadir, Plt Gubernur Riau Jamin Hak dan Perlindungan Pekerja Terpenuhi

May Day 2026 Pemerintah Hadir, Plt Gubernur Riau Jamin Hak dan Perlindungan Pekerja Terpenuhi

Pekanbaru-Spektroom : Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Provinsi Riau menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi untuk menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan buruh. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, hadir memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen pekerja yang berkumpul di lapangan MTQ, Pekanbaru, Minggu (3/5/2026). SF Hariyanto

Salman Nurmin, Rafles