Butuh Dua Alat Bukti Alasan Kejagung Belum Tetapkan Nadiem Tersangka Korupsi Chromebook

Butuh Dua Alat Bukti Alasan Kejagung Belum Tetapkan Nadiem Tersangka Korupsi Chromebook
Lenggang santai mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim selesai menjalani pemeriksaan di Kejagung, Selasa (15/7/2025)

SPEKTROOM.ID, Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019-2022 diinisiasi untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh selama pandemi dan mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi. Namun, proses implementasi proyek ini jadi ladang korupsi.

Masyarakat mengecam bagaimana anggaran pendidikan yang seharusnya mendukung generasi masa depan justru dikorupsi.Publik berharap agar pelaku benar-benar dihukum

"Sangat keterlaluan itu si Nadiem, koruptor kok bisa jadi menteri cepet dihukum lah " ujar Abdul warga Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (17/7/2025)

Hal senada dikemukakan Mona saat ditemui mengantar anaknya ke sekolah di kawasan Rawamangun.

"Aneh ya udah tau koruptor kok belum juga dihukum berat itu si Nadiem Makarim" katanya

Ibu rumah tangga itu meminta Kejagung usut terus kasus ini sampai ke tingkat atas yang kemungkinan kebagian jatah korupsi

Sementara itu, hingga kini Kejaksaan Agung masih belum memberikan status tersangka kepada Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Meskipun sudah banyak keterangan dari para tersangka,

Nadiem merupakan pihak utama yang merencanakan program pengadaan TIK Chromebook. Proses perencanaan itu bahkan dilakukan Nadiem sebelum dirinya menjabat sebagai Menteri. Kemudian setelah menjabat sebagai Menteri, rencana itu dilanjutkan.

Nadiem menerbitkan Peraturan Mendikbudristek Nomor 5 Tahun 2021 yang di dalamnya turut mengatur pelaksanaan pengadaan TIK laptop Chromebook.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung Abdul Qohar, mengatakan penyidik masih memerlukan bukti lain dan mendalami ada tidaknya keuntungan yang diterima Nadiem dalam pengadaan ini.

"Ketika dua alat bukti cukup, pasti penyidik akan menetapkan siapapun orangnya sebagai tersangka.” ujarnya saat konferensi pers di Lobi Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta, Selasa (15/7/2025 )

Setelah melalui serangkaian penyelidikan, Kejaksaan Agung telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Mereka adalah:

Sri Wahyuningsih ( SW ) Direktur Sekolah Dasar di Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen

Mulyatsyah (M ) Direktur SMP di lingkungan yang sama

Jurist Tan ( JT )Staf Khusus Mendikbudristek Nadiem Makarim

Ibrahim Arief ( IA ) Konsultan Teknologi

Para tersangka diduga melakukan rekayasa teknis dalam penyusunan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) pengadaan laptop, sehingga hanya produk tertentu yang bisa masuk e-katalog

Dalam kasus ini penyidik menemukan indikasi adanya pemufakatan jahat melalui pengarahan khusus agar tim teknis membuat kajian pengadaan alat TIK berupa laptop dengan dalih teknologi pendidikan.

Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019-2022 diduga merugikan negara Rp9,9 triliun.

Pengadaan laptop Chromebook dilakukan Kemendikbudristek melalui dana APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sejak 2020 hingga 2022.

Kerugian ini dikarenakan, laptop yang sudah dibeli dengan harga tak sesuai justru tidak dapat digunakan secara maksimal oleh pelajar, terutama mereka yang tinggal di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Agar bisa digunakan secara optimal, laptop Chromebook harus tersambung dengan internet padahal sinyal internet di Indonesia belum merata di seluruh daerah (hy)

Berita terkait

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Ambon - Spektroom: Kapolda Maluku mengapresiasi masuknya Iptu Bastian Tuhuteru sebagai salah satu dari tiga besar nominator dalam ajang Hoegeng Awards 2026. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Maluku untuk terus meningkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat. Keterlibatan aktif tokoh masyarakat dan pejabat negara dalam proses penilaian menunjukkan

Eva Moenandar
Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Jakarta – Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menempatkan budaya Betawi sebagai fondasi utama dalam pembangunan Jakarta menuju kota global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang memperkuat identitas budaya, memperluas ruang ekspresi masyarakat Betawi, hingga penataan kelembagaan adat. Pernyataan itu disampaikan Pramono

Irvan Idris Saleh
ссс