Capaian QRIS Sumbar Lampaui Semua Target

Capaian QRIS Sumbar Lampaui Semua Target
Deputi Direktur BI Sumbar, Dandy Indarto Seno saat memaparkan perkembangan pembayaran secara digital di Sumatera Barat (Foto: Diah Utami)

Spektroom - Pembayaran secara digital di Sumatera Barat (Sumbar) terus menunjukkan peningkatan signifikan. Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) Sumbar, Dandy Indarto Seno mengungkapkan, adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) hingga September 2025 telah melampaui seluruh target yang ditetapkan.

Jumlah merchant QRIS melonjak dari 56.917 pada Desember 2024 menjadi 658.439 pada September 2025. Lonjakan 96.522 merchant tersebut membuat realisasi penyedia QRIS menembus 144,24 persen dari target tahunan. Pertumbuhan pengguna pun tak kalah agresif. Sepanjang 2025, pengguna QRIS bertambah 42.874 orang, atau setara 145,88 persen dari target.

“Dari sisi aktivitas transaksi, kinerjanya juga mencolok. Volume transaksi mencapai 44,09 juta kali atau setara 110,59 persen dari target 2025. Kemudian nominal yang terus menanjak hingga menyentuh Rp667,9 miliar,” ucapnya, Jumat (21/11/2025).

Dandy menilai sistem pembayaran digital menjadi nadi penting bagi stabilitas ekonomi, karena mempercepat arus transaksi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Semakin lancar sistem pembayaran, semakin cepat pula perputaran uang dan efisiensi ekonomi. Karena itu, BI terus menghadirkan inovasi.

QRIS Cross Border kini dapat digunakan di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Jepang, serta tengah disiapkan kerja sama dengan Arab Saudi untuk memudahkan transaksi jemaah haji dan umrah.

Ada pula QRIS Tuntas untuk tarik tunai, transfer, dan setor tunai, serta QRIS Tap berbasis NFC yang direncanakan diterapkan pada transportasi umum tahun 2025.

Meski demikian, percepatan digitalisasi masih dibayangi tantangan seperti modernisasi infrastruktur, ketimpangan industri, interkoneksi bank–nonbank, serta kebutuhan penguatan manajemen risiko agar ekosistem digital tetap aman dan inklusif.

Berita terkait

Bodewin Wattimena Mulai Program 169 Rumah Subsidi, Warga Berpenghasilan Rendah Jadi Prioritas

Bodewin Wattimena Mulai Program 169 Rumah Subsidi, Warga Berpenghasilan Rendah Jadi Prioritas

Ambon-Spektroom: Pemerintah Kota Ambon mulai merealisasikan pembangunan 169 unit rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan aparatur sipil negara (ASN) melalui program perumahan subsidi pemerintah. Peletakan batu pertama pembangunan Perumahan Sharon Griya Nusaniwe berlangsung di Lorong Sekot, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Jumat (14/8/2026), dan dihadiri Wali Kota

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Karel Ralahalu: Generasi Emas 2045 Harus Disiapkan dari Sekarang

Karel Ralahalu: Generasi Emas 2045 Harus Disiapkan dari Sekarang

Ambon-Spektroom: Mantan Gubernur Maluku, Karel Ralahalu, menegaskan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk memahami kembali perjuangan bangsa sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Indonesia Emas 2045. Ralahalu mengatakan, generasi muda merupakan kekuatan utama yang akan menentukan arah bangsa dalam dua dekade mendatang. Karena itu, pembangunan

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
ссс