Cara Cerdas ala Chiki Fawzi, Terbang dari Jakarta ke Aceh via Malaysia, Jauh Lebih Murah

Cara Cerdas ala Chiki Fawzi, Terbang dari Jakarta ke Aceh via Malaysia, Jauh Lebih Murah
Chiki Fawzi, terbang dari Jakarta ke Aceh via Malaysia, jauh lebih murah (Foto: SS Instagram@chikifawzi)

Spektroom - Chiki Fawzi putri Ikang Fawzi dan almarhumah Marissa Haque membagikan cerita baru di akun Instagram miliknya mengenai perjalannya sebagai relawan bencana banjir dan longsor di Aceh.

Seperti diketahui, Chiki termasuk salah satu publik figur yang aktif terjun sebagai relawan bencana Sumatera, baik Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Setelah membantu korban bencana di Sumatera Barat dan Sumatera Utara bersama teman-teman relawannya, Chiki sempat kembali ke Jakarta untuk urusan bantuan yang akan dibawa ke Aceh.

Chiki bersama relawan lainnya akan bertolak ke Aceh Tengah untuk memberikan bantuan dan pendampingan pada korban bencana, pada Senin 22 Desember 2025.

Salah satu bantuan yang akan disalurkan Chiki adalah water purifier atau alat penjernih air yang akan dipasang di Aceh.

Salah satu bantuan yang dibawa Chiki Fawzi ke Aceh.

Lewat Instagramnya, adik Bella Fawzi itu mengungkapkan, ia akan menempuh perjalanan udara dari Jakarta ke Aceh.

Namun, Chiki harus memilih penerbangan dari Jakarta - Malaysia, kemudian Malaysia - Medan. Sedangkan untuk menuju Aceh Tengah, ia dan timnya menyewa pesawat ATR karena akses darat yang masih rusak parah.

Pilihan tersebut dirasa lebih masuk akal, karena harga tiket pesawat direct atau langsung dari Jakarta menuju Medan tembus hingga Rp8-9 juta. Sedangkan untuk rute Jakarta - Malaysia (KL), harga tiketnya hanya sekitar Rp2 juta.

“Mau ke Aceh Tengah, flight lewat Malaysia karena harganya lebih masuk akal. Kalau flight lansung ke Medan Rp8-9juta. Kalau lewat Malaysia hanya sekitar Rp2jt-an (Jakarta - Malaysia Rp1,5jt , Malaysia - Medan Rp.500rb-an),” tulisnya pada keterangan captionnya, dikutip dari Brilio.net.

Harga tiket penerbangan domestik yang tinggi tersebut membuat Chiki teringat dengan para relawan lainnya yang tak memiliki paspor. Pasti mereka bakal kesulitan dan harus membayar harga tiket yang terlalu mahal tersebut. Ia hanya berharap, harga tiket pesawat bisa kembali normal setelah libur akhir tahun.

Pengalaman Chiki Fawzi itu menarik ribuan komentar netizen yang punya pengalaman sama terkait harga tiket pesawat. Banyak yang mengaku sering pulang ke Aceh dari Malaysia karena tiketnya yang lebih murah itu. (RRE/Feature)

Sumber : Instagram/@chikifawzi

Berita terkait

Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai

Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai

Spektroom - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai H. Abdurrachman Assegaf meninjau progres pembangunan gedung yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di sejumlah Madrasah, Selasa (20/1/2026). Peninjauan ini dilakukan menjelang rencana peresmian gedung yang akan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia pada tanggal

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Gratis, Tanpa Pulsa, Tanpa SIM  Permudah Warga Ambon Saat Darurat

Gratis, Tanpa Pulsa, Tanpa SIM Permudah Warga Ambon Saat Darurat

Spektroom — Pemerintah Kota Ambon menghadirkan terobosan layanan publik dengan mengandalkan Call Center 112 untuk mempermudah warga mengakses bantuan, khususnya dalam kondisi darurat. Melalui aplikasi ini masyarakat dapat menyampaikan laporan dan permintaan bantuan tanpa harus datang ke kantor pemerintahan. Sistem ini dirancang untuk memangkas waktu respons dan mempercepat pengambilan keputusan. Langkah

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Tingkatkan Kesiapsiagaan Lapas Perempuan Ternate Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Tingkatkan Kesiapsiagaan Lapas Perempuan Ternate Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Spektroom - Dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan terhadap warga binaan, Lapas Perempuan Kelas III Ternate bekerjasama dengan BASARNAS Ternate melaksanakan kegiatan pelatihan dan simulasi tanggapan darurat. Kegiatan yang berlangsung Rabu (21/1/2026) di Lapas Perempuan Kelas III Ternate diikuti tidak saja warga binaan tetapi juga para pegawai Lapas dengan narasumber

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru