Cegah Risiko di Jalan, Wali Kota Sawahlunto Turun Langsung Cek Kendaraan Dinas

Cegah Risiko di Jalan, Wali Kota Sawahlunto Turun Langsung Cek Kendaraan Dinas
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra. (Foto: Prokopim Swl)

Sawahlunto-Spektroom : Upaya meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan publik dilakukan Pemerintah Kota Sawahlunto dengan cara langsung turun ke lapangan. Wali Kota Riyanda Putra, Kamis (2/4/26) mengecek kondisi kendaraan dinas guna memastikan seluruh armada layak digunakan dan aman bagi pengguna.

Pengecekan yang digelar di halaman Balaikota Sawahlunto itu turut dihadiri Sekretaris Daerah dan jajaran BPKAD. Pemeriksaan tidak hanya menitikberatkan pada kondisi fisik kendaraan, tetapi juga pada kelengkapan administrasi serta standar operasional keselamatan.

Wali Kota terlihat menelusuri satu per satu kendaraan, mencermati kondisi mesin, bodi, hingga kelengkapan dasar. Dari hasil pengecekan awal, sejumlah kendaraan teridentifikasi memerlukan perbaikan, baik ringan maupun penanganan lebih lanjut.

Seluruh temuan tersebut akan segera dihimpun dalam laporan resmi untuk ditindaklanjuti melalui perawatan atau mekanisme penghapusan aset jika sudah tidak layak pakai.

Selain memastikan aspek administratif, Pemko juga memberi penekanan pada faktor keselamatan. Setiap perangkat daerah diminta memastikan kendaraan dinas dalam kondisi prima agar tidak menimbulkan risiko di jalan, baik bagi pengemudi maupun masyarakat umum.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemko Sawahlunto dalam menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya efektif, tetapi juga aman dan bertanggung jawab, seiring dengan upaya meminimalkan potensi kecelakaan akibat kendaraan yang tidak layak operasional. (Ris1)

Berita terkait

Pemko Tanjungpinang Matangkan Kesiapan Lahan dan Legalitas KNMP di 5 Lokasi

Pemko Tanjungpinang Matangkan Kesiapan Lahan dan Legalitas KNMP di 5 Lokasi

Tanjungpinang – Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang tengah mempercepat persiapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lima lokasi yang telah disetujui pemerintah pusat. Program ini dirancang sebagai kawasan terintegrasi dari hulu hingga hilir yang menghubungkan nelayan, koperasi, dan pasar dalam satu ekosistem perikanan modern. Percepatan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi

Desmawati, Heriyoko
ссс