Trending

Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Rebut Perak di Arena Karate Moscow Universe International 2026

Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Rebut Perak di Arena Karate Moscow Universe International 2026
(Foto dok PB.FORKI)

Jakarta - Spektroom : Karateka Indonesia kembali mengukir prestasi di panggung internasional. Ceyco Georgia Zefanya sukses meraih medali emas, sedangkan Zaskia Putri Salurante membawa pulang medali perak pada Kejuaraan  Moscow Karate Universe International 2026 yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Moskow, Rusia.

Prestasi Ceyco terbilang istimewa karena salah satu lawan yang berhasil dikalahkannya adalah Feryal Abdelaziz asal Mesir, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Sementara itu, Zaskia mencatatkan pencapaian penting dengan meraih medali perak pada penampilan perdananya di kategori senior dalam kejuaraan internasional.

Dalam kejuaraan itu, Indonesia menurunkan 4 karateka, yakni Ceyco Georgia Zefanya, Zaskia Putri Salurante, Ahmad Zigi Zaresta Yuda, dan Leica Al Humaira Lubis. Keempatnya menghadapi persaingan ketat dengan atlet-atlet dari berbagai negara.

Ceyco yang turun di kategori Senior Kumite Female - 68 kg mengawali perjuangannya dengan gemilang pada babak round robin. Ia mencatatkan 3 kemenangan, termasuk mengalahkan Feryal Abdelaziz dengan skor tipis 1-0. Ceyco kemudian menundukkan Sana Abdalla dari Irak dengan skor 8-0 dan Arina Sugralieva dari Rusia dengan skor 3-2.

Memastikan diri sebagai juara pool, Ceyco melanjutkan langkah ke babak gugur. Ia berhasil melewati Anna Kudryavtseva dari Rusia pada perempat final, kemudian menaklukkan Mobina Heydariozomcheloe dari Iran dengan skor 11-4 pada semifinal.

Pada partai final, Ceyco kembali menunjukkan mental juaranya. Ia mengalahkan karateka tuan rumah, Kseniya Belyakova, dengan skor ketat 5-4. Kemenangan tersebut memastikan medali emas bagi Indonesia sekaligus mempertegas kemampuan Ceyco bersaing dengan karateka elite dunia.

Prestasi tak kalah membanggakan ditorehkan Zaskia Putri Salurante. Meski masih berstatus atlet junior, ia berani tampil di kategori Senior Kata Female dan mampu menembus partai final setelah melewati persaingan dengan sejumlah karateka berpengalaman.

Salah satu lawan tangguh yang dihadapinya adalah Fatemeh Sadeghi Dastak dari Iran, atlet yang menempati peringkat kedelapan dunia WKF dan pernah meraih emas Islamic Solidarity Games 2025 serta medali perak World Beach Games 2019. Zaskia akhirnya melaju hingga final sebelum harus mengakui keunggulan Paola Garcia Lozano dari Spanyol dengan hasil penilaian juri 0-5.

Medali perak tersebut menjadi pencapaian pertama Zaskia di kategori senior pada kejuaraan internasional. Hasil ini sekaligus menambah catatan prestasinya yang sebelumnya telah mengoleksi 3 medali emas WKF Youth League dan medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior 2026.

Sementara itu, 2 karateka Indonesia lainnya meski  menunjukkan perjuangan kompetitif langkahnya terhenti pada laga perebutan medali perunggu yani Ahmad Zigi Zaresta Yuda yang tampil di kategori Senior Kata Male dan Leica Al Humaira Lubis yang turun di kategori Senior Kumite Female +68 kg.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki), Ricky Muchtar menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan prestasi keempat karateka Indonesia tersebut.

"Keberhasilan Ceyco mengalahkan juara Olimpiade hingga meraih medali emas termasuk Zaskia rebut perak dalam debutnya menjadi bukti, karateka Indonesia memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat dunia," ungkap Ricky.

Berita terkait

Wagub Vasko: Pembangunan Sumbar Harus Merata, Mulai dari Kota Hingga Wilayah Perbatasan

Wagub Vasko: Pembangunan Sumbar Harus Merata, Mulai dari Kota Hingga Wilayah Perbatasan

Dharmasraya-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus memperkuat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga wilayah perbatasan. Salah satunya itu diimplementasikan melalui rehabilitasi jalan provinsi ruas Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu di Kabupaten Dharmasraya yang kini telah menuntaskan tahap pengaspalan dan masuk tahap pembangunan bahu jalan. Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy

Rafles
Ketua PODSI Sulsel:  Tradisi Maritim yang Melahirkan Pelaut Ulung, Harus Tercermin dalam Penampilan Atlet Dayung

Ketua PODSI Sulsel: Tradisi Maritim yang Melahirkan Pelaut Ulung, Harus Tercermin dalam Penampilan Atlet Dayung

Makasar-Spektroom : Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulawesi Selatan, Dr H Alimuddin, SH, MH, M.Ken, mengingatkan atlet dayung yang akan berlaga pada Porprov Sulsel 2026 agar tampil tangguh, maksimal, dan menjunjung tinggi sportivitas. Pesan tersebut disampaikan Alimuddin pada rapat persiapan panitia cabang olahraga dayung di Sekretariat

Yahya Patta, Rafles