Daerah Irigasi Jambo Aye Aceh Utara Saat Ini Sedang Ditangani Pemulihan Infrastruktur

Daerah Irigasi  Jambo Aye Aceh Utara  Saat Ini Sedang Ditangani Pemulihan Infrastruktur
Menteri PU saat kunjungan ke Aceh melihat Daerah Irigasi (DI)/( birkom pu)

Spektroom  — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan percepatan pemulihan infrastruktur Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye pascabencana yang terletak di Kecamatan langkahan provinsi Aceh Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan suplai air irigasi kembali optimal guna mendukung aktivitas pertanian masyarakat yang berangsur pulih pascabencana.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan Kementerian PU berkomitmen menjaga keberlanjutan layanan irigasi, terutama di daerah sentra produksi pangan. Pemulihan fungsi irigasi menjadi prioritas karena menyangkut ketahanan pangan dan penghidupan petani.

Pemulihan Irigasi menjadi faktor utama terkait masalah pangan. ( birkom pu)

“Irigasi adalah tulang punggung pertanian. Begitu terjadi gangguan, harus segera cepat ditangani agar saluran kembali berfungsi,”kata Menteri Dody, saat meninjau DI Jambo Ayeh,Aceh Utara ,Kamis ( 01/01/2025).

Penanganan yang dilakukan Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera 1 berupa Perapian Jalan Putus dan Pembersihan Jalan Akses untuk Masuk Logistik, pembersihan gelondong kayu di bendung Jambo Aye, merehabilitasi 3 bangunan sadap, pembangunan Pintu Air, pembangunan pengendali banjir serta Perkuatan Tebing dan Normalisasi Sungai.

Menteri Dody menginstruksikan agar mempercepat pemulihan DI Jambo Aye ( birkom pu)

Daerah Irigasi Jambo Aye merupakan penyuplai air pada daerah pertanian di Provinsi Aceh Utara dan timur dengan luas layanan 19.473 Ha pada intake kiri dan 3.028 Ha pada intake kanan.

Dengan dipercepatnya penanganan DI Jambo Aye, Kementerian PU berharap aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan normal kembali dan produktivitas pertanian tetap terjaga. Pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan serta penanganan lanjutan untuk memastikan infrastruktur sumber daya air tetap andal menghadapi potensi cuaca ekstrem ke depan.

Berita terkait

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Kelompok 4 KKN UNISKA 2026 Olah Limbah Sawit Menjadi Briket Cangkang Sawit di Desa Koanda

Junaidi, Agung Yunianto Spektroom – Mahasiswa Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Tahun 2026 melaksanakan program kerja berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit menjadi briket sebagai energi alternatif. Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema KKN UNISKA 2026, “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Lokal untuk Mendorong Kemajuan

Junaidi