Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pelepasan Rombongan Bhikkhu Indonesia Walk for Peace 2026

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pelepasan Rombongan Bhikkhu Indonesia Walk for Peace 2026
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono,S.sos,M.Si,M.Sc dan beberapa pejabat menghadiri acara Pelepasan Rombongan Bhikkhu Indonesia Walk For Peace Tahun 2026 bertempat di Kepatihan Pakualaman Yogyakarta, (Foto : Fatmawaty).

Yogyakarta – Spektroom: Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri acara seremonial pelepasan rombongan Bhikkhu dalam kegiatan Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026 yang diikuti peserta dari tiga negara, yakni Thailand, Malaysia, dan Laos.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 di Kepatihan Pakualaman, Jalan Masjid No. 5, Purwokinanti, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Selasa (26/5/2026).

Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026 menjadi upaya bersama untuk memperkuat nilai perdamaian, toleransi, dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif dalam memperkenalkan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai wilayah yang terbuka, harmonis, menjunjung tinggi nilai kebhinekaan, serta dikenal sebagai “City of Tolerance”.

Kegiatan tersebut diikuti rombongan Bhikkhu dari berbagai negara, di antaranya Thailand, Laos, Malaysia, dan Indonesia.

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia Walk for Peace mengingatkan masyarakat bahwa perdamaian merupakan jalan yang harus ditempuh bersama, langkah demi langkah, dengan kesabaran, penghormatan, dan keberanian untuk melihat sesama manusia sebagai saudara.

“Yogyakarta adalah ruang kebudayaan yang sejak lama belajar merawat harmoni, antara tradisi dan perubahan, antara iman dan ilmu, antara akar lokal dan cakrawala universal. Kedamaian tidak hanya dimulai dari perjanjian besar antar bangsa, tetapi juga dari hati yang bersedia menahan diri, dari lisan yang menjaga martabat, dan dari langkah kecil yang ditempuh dengan niat baik,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa Borobudur merupakan monumen perjalanan batin manusia dari kegelapan menuju pencerahan, dari keterikatan menuju kebijaksanaan, serta dari ego menuju welas asih.
KGPAA Paku Alam X pun mengajak seluruh pihak menjadikan Indonesia Walk for Peace sebagai seruan batin bagi bangsa untuk lebih berhati-hati dalam berkata, lebih rendah hati dalam menyikapi perbedaan, dan lebih berani dalam menebarkan kasih.

Hadir dalam kegiatan tersebut G.P.H. Wijoyo Harimurti, B.P.H. Kusumo Bimantoro, Ketua Panitia Pusat IWFP 2026 Dr. Tosin, Ketua Panitia IWFP 2026 Korwil Jateng-DIY Adhiviryo Alex Fernando, Ketua YPMJ dan Inti Yogyakarta Antonius Simon, serta para tamu undangan lainnya. (Fatmawati)

Berita terkait

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Jakarta – Spektroom: Bertani ternyata tidak selalu membutuhkan hamparan tanah yang luas. Di tengah keterbatasan lahan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, para pelajar SMAN 69 justru menemukan cara lain untuk belajar menghasilkan pangan. Melalui budi daya hidroponik, para siswa belajar menanam, merawat hingga memanen sayuran langsung di lingkungan sekolah. Suasana sekolah pun

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Jakarta – Spektroom: Kepedulian terhadap sesama tidak selalu lahir dari langkah besar. Kadang, ia tumbuh dari rumah-rumah sederhana, dari percakapan antarwarga, hingga dari tangan para kader yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Semangat itulah yang ingin dibangun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
ссс