Trending

Dari Bandara Supadio ke Kuala Lumpur, Jalan Baru Pariwisata Pontianak Dimulai

Dari Bandara Supadio ke Kuala Lumpur, Jalan Baru Pariwisata Pontianak Dimulai
Senyum optimisme dari wajah Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menerima kabar dibukanya rute penerbangan internasional Pontianak–Kuala Lumpur oleh lion air groub. (Foto: Diskominfo Kota Pontianak)

Spektroom – Senyum optimisme terlihat dari wajah Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menerima kabar dibukanya rute penerbangan internasional Pontianak–Kuala Lumpur oleh Maskapai Batik Air dari Grup Lion Air.

Bagi Kota Pontianak, penerbangan langsung ini bukan sekadar penambahan jadwal transportasi udara, melainkan pintu baru menuju peluang ekonomi dan pariwisata yang lebih luas.

Rute internasional tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 6 Januari 2026 dari Pontianak menuju Kuala Lumpur. Sehari sebelumnya, pesawat Batik Air akan lebih dulu mendarat di Bandara Internasional Supadio dengan membawa penumpang dari Malaysia ke Kota Khatulistiwa.

Momen ini menandai kembali terhubungnya Pontianak dengan jalur internasional secara langsung.

“Ini kabar baik bagi Pontianak. Kami sangat menyambut positif pembukaan rute ini karena akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan dan geliat ekonomi daerah,” ujar Edi Rusdi Kamtono usai menerima kunjungan perwakilan Lion Air Group dan Batik Air, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, kemudahan akses udara akan membuat Pontianak semakin dikenal wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia yang selama ini memiliki kedekatan geografis, budaya, dan sejarah dengan Kalimantan Barat.

Kehadiran wisatawan diyakini akan menghidupkan kembali denyut sektor pariwisata, mulai dari hotel, restoran, hingga pelaku UMKM lokal.

“Pelaku usaha kecil, pengrajin, pedagang kuliner, hingga sektor jasa akan ikut merasakan manfaatnya. Ini bukan hanya soal terbang, tapi soal perputaran ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Bagi masyarakat, rute ini juga menjadi solusi perjalanan yang lebih efisien. Selama ini, banyak warga Pontianak harus menempuh perjalanan darat dan transit udara yang cukup panjang untuk bepergian ke luar negeri. Dengan penerbangan langsung, waktu dan biaya perjalanan dapat ditekan.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, menyebut pembukaan rute ini merupakan bagian dari komitmen Batik Air dalam mendukung konektivitas internasional dan pengembangan potensi daerah.

Pontianak dinilai memiliki peluang besar sebagai gerbang internasional Kalimantan Barat. Ke depan, Pemerintah Kota Pontianak berharap frekuensi penerbangan dapat terus ditingkatkan seiring tingginya minat masyarakat dan wisatawan.

Dengan langit yang kembali terbuka, Pontianak kini bersiap terbang lebih tinggi, membawa harapan baru bagi pariwisata dan kesejahteraan warganya.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles