Dari Kepedulian Menjadi Kenyataan: Kapolres Sumenep Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

Dari Kepedulian Menjadi Kenyataan: Kapolres Sumenep Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu
Rumah Bapak Husen yang sebelumnya tidak layak huni, kini sudah direnovasi

Spektroom – Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Sumenep. Kali ini, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., meresmikan Rumah Layak Huni milik Bapak Hosen, warga Dusun Cekkor, Desa Gunung kembar, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Rabu (29/10/2025).

Program sosial tersebut merupakan bagian dari inisiatif Polres Sumenep Peduli, yakni kepedulian Polres yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya masyarakat kurang mampu di wilayah pelosok.

Dalam sambutannya, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K. menyampaikan bahwa pembangunan rumah layak huni ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat langsung dan membangun harapan baru bagi warga yang membutuhkan.

“Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan rumah, tapi bentuk kepedulian dan kebersamaan kami dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tutur Akbp Rivanda.

Kapolres Sumenep Menyerahkan Kunci secara simbolis kepada Bapak Husen

Rumah milik Bapak Hosen yang sebelumnya tidak layak huni kini telah direnovasi total dengan kondisi yang jauh lebih baik dan nyaman untuk ditempati. Pemabngunan rumah ini memakan waktu sekitar 2 bulan lebih sejak peletakan batu pertama oleh Kapolres Sumenep tanggal 31 Juli 2025. Wajah haru dan bahagia tampak dari Bapak Hosen saat menerima kunci rumah baru secara simbolis dari Kapolres Sumenep.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran Polres Sumenep. Rumah ini menjadi anugerah besar bagi kami,” ungkap Hosen dengan mata berkaca-kaca.

Akbp Rivanda berharap program sosial seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk komitmen Polres Sumenep dalam membantu masyarakat dan memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.

“Semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang penuh berkah, membawa kebahagiaan dan semangat baru bagi keluarga Bapak Hosen,” pungkas AKBP Rivanda.

Tampak hadir dalam peresmian dan penyerahan kunci bedah rumah tersebut Kepala Dinas Disperkimhub, PJU Polres Sumenep, Kepala PLN ULP Ambunten, Forkopimcam Manding, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, (LTF).

Berita terkait

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Menteri PU:  Penguatan Organisasi Bukan Penataan Jabatan Tetapi Membangun Keterampilan

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penguatan organisasi bukan hanya penataan jabatan, tetapi bagian dari upaya membangun statecraft, yakni keterampilan dalam mengelola kebijakan negara dan memastikan setiap program berjalan efektif serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dody Hanggodo saat melantik tujuh pejabat tinggi

Nurana Diah Dhayanti
Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Peringati Hardiknas, Abdul Mu'ti : "Deep Learning, Program Prioritas Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional"

Jambi - Spektroom: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, menggelegar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 bertema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", berlangsung di Halaman Kantor Wilayah Kemenag Jambi, Sabtu (2/5/2026). Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dilanjutkan dengan pembacaan teks

Anggoro AP
Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Pengamat Pendidikan UMS : Merefleksi Hardiknas 2 Mei, Manajemen Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

Solo - Spektroom : Merefleksi hari Pendidikan Nasional 2 Mei, bidang pendidikan meski dinilai arahnya mulai tertata dengan perangkat dan regulasi yang semakin pasti, tetapi masih dihadapkan pada catatan kritis dalam pengelolaan manajemen mutu. Diminta tanggapan kondisi pendidikan di Indonesia merefleksi hari pendidikan Pengamat pendidikan dari Universitas Muhamadiyah Surakarta UMS Prof.

Murni Handayani