Dari Ladang Desa Ratu Elok, Aparat dan Petani Menanam Harapan Ketahanan Pangan

Dari Ladang Desa Ratu Elok, Aparat dan Petani Menanam Harapan Ketahanan Pangan
Forkopimda Ketapang dipimpin oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris tanam jagung Hibrida di Ladang desa Ratu Elok. (Foto : Humas Polres Ketapang)

Spektroom - Di bawah terik matahari Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, Sabtu (31/1/2026) siang itu terasa berbeda.
Di lahan pertanian yang biasanya sunyi, derap langkah aparat, petani, dan pejabat daerah berpadu dalam satu tujuan: menanam harapan.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris bersama Forkopimda Kabupaten Ketapang turun langsung ke sawah, menanam benih jagung hibrida sebagai simbol komitmen bersama menjaga ketahanan pangan di awal tahun 2026.

Bagi para petani setempat, momen ini bukan sekadar seremoni. Kehadiran Kapolres, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, serta jajaran Forkopimda memberi suntikan semangat baru.

Tangan-tangan yang biasanya menggenggam alat kerja kini sama-sama menancapkan benih ke tanah, menandai awal kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat desa.

“Kalau biasanya kami menanam sendiri, hari ini rasanya berbeda.
Ada rasa percaya diri, karena kami tidak berjalan sendiri,” ujar salah seorang petani sambil tersenyum, menyaksikan benih jagung hibrida ditanam berjejer rapi di lahannya.

AKBP Muhammad Harris mengatakan, penanaman jagung hibrida ini merupakan langkah nyata Polri dalam mendukung program nasional ketahanan pangan.

Ia menegaskan bahwa peran aparat kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan.

Jagung hibrida dipilih karena memiliki produktivitas tinggi serta peluang pasar yang menjanjikan bagi petani.

“Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan bangsa. Ketika petani kuat, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Disinilah Polri ingin hadir, bukan hanya sebagai pengaman, tetapi sebagai mitra masyarakat,” ujar Kapolres di sela kegiatan.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo pun menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Polres Ketapang dan seluruh unsur Forkopimda.

Menurutnya, pembangunan sektor pertanian tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama di desa-desa sentra produksi pangan.

Penanaman jagung hibrida ini diharapkan menjadi awal yang baik di kuartal pertama 2026.

Lebih dari itu, kegiatan ini membawa harapan agar Desa Ratu Elok kelak dikenal sebagai salah satu sentra jagung unggulan di Kabupaten Ketapang.

Dari lahan sederhana ini, benih jagung sekaligus benih harapan ditanam harapan akan panen yang melimpah, ekonomi yang tumbuh, dan masa depan petani yang lebih sejahtera.

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс