Dari Ujung Perbatasan Kalbar ke Panggung Nasional: Kisah Polisi yang Mengabdi dalam Sunyi Mengantar Jurnalis ANTARA Raih Juara 1

Dari Ujung Perbatasan Kalbar ke Panggung Nasional: Kisah Polisi yang Mengabdi dalam Sunyi Mengantar Jurnalis ANTARA Raih Juara 1
Jurnalis Antara Kalbar saat menerima Award Apresiasi Polri Lomba Artikel Jurnalistik Nasional yang digelar oleh Diviai Humas Polri memperingati Hari Bhayangkara ke 80 tahun 2026. (Foto: Bid Humas Polda Kalbar)

Jakarta-Spektroom : Di sebuah sudut perbatasan Indonesia-Malaysia yang jauh dari hiruk-pikuk kota, seorang anggota polisi menjalankan tugasnya tanpa banyak sorotan.

Jalan yang sulit ditempuh, keterbatasan fasilitas, hingga jarak yang memisahkan dari pusat pemerintahan menjadi bagian dari kesehariannya.

Namun dari tempat yang sunyi itulah lahir sebuah cerita yang kemudian menggema hingga panggung nasional.

Cerita itu ditulis oleh Narwati, jurnalis ANTARA Kalimantan Barat, dan mengantarkannya meraih Juara 1 Lomba Artikel Jurnalistik Nasional dalam ajang Apresiasi Kreasi Polri 2026 yang digelar Divisi Humas Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Penghargaan itu diterima Marwati pada malam puncak Award Apresiasi Polri, Selasa(11/08/2026) malam.

Artikel berjudul “Polri untuk Masyarakat” tersebut mengangkat kisah pengabdian seorang Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Di daerah yang akses transportasinya tidak selalu mudah dan tantangan tugas datang hampir setiap hari, polisi tersebut tetap hadir sebagai sahabat masyarakat, pendengar keluhan warga, sekaligus penjaga keamanan di garis terdepan negeri.

Bagi Narwati, kisah itu layak diketahui publik lebih luas. Di tengah derasnya arus informasi yang sering kali berfokus pada peristiwa besar dan sensasional, ia memilih menghadirkan cerita sederhana tentang dedikasi dan kemanusiaan.

“Kadang cerita paling kuat justru lahir dari tempat yang jauh dari sorotan. Di sana ada pengabdian yang berlangsung setiap hari tanpa publikasi besar, tetapi dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Pilihan itu terbukti tepat. Tulisannya mampu menyentuh dewan juri dan mengungguli peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Narwati mengaku tidak menyangka karya pertamanya dalam kompetisi jurnalistik yang diselenggarakan Polri justru membawa pulang penghargaan tertinggi.

Baginya, kemenangan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bentuk penghormatan kepada para anggota Polri yang bekerja dalam diam di berbagai pelosok negeri.

“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas dan memberi ruang bagi kisah-kisah pengabdian yang belum banyak diketahui masyarakat,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Bambang Suharyono.

Menurutnya, jurnalisme memiliki peran penting dalam menghadirkan perspektif yang lebih utuh tentang pengabdian aparat kepada masyarakat.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa karya jurnalistik dapat menjadi jembatan yang memperkenalkan berbagai kisah inspiratif kepada publik.

Semoga semakin banyak cerita pengabdian yang dapat diangkat dan memberikan nilai edukatif bagi masyarakat,” ujarnya.

Keberhasilan Narwati sekaligus menjadi kebanggaan Kalimantan Barat.

Dalam ajang yang sama, Bani Hidayat meraih Juara 1 Lomba Melukis Difabel dan Dedi Kurniadi meraih Juara 3 Lomba Film Animasi AI.

Prestasi tersebut menegaskan bahwa inspirasi tidak selalu datang dari pusat keramaian.

Terkadang, dari sebuah pos polisi di perbatasan, dari langkah-langkah pengabdian yang nyaris tak terdengar, lahir cerita yang mampu menggerakkan hati dan menginspirasi bangsa.

Berita terkait

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Palangka Raya-Spektroom : Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap ikan sebagai sumber pangan dan mata pencaharian pembudidaya, kawasan Tangkiling menyimpan peluang yang tidak kecil. Bukan hanya soal kolam dan produksi benih, tetapi bagaimana perikanan air tawar dapat tumbuh menjadi sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi warga. Potensi itulah yang kini hendak diperkuat Pemerintah

Polin, Rafles
Dekranasda Maluku Pamerkan Kekayaan Seni, Budaya dan Produk UMKM di Jakarta

Dekranasda Maluku Pamerkan Kekayaan Seni, Budaya dan Produk UMKM di Jakarta

Ambon-Spektroom : Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Ketua Dekranasda, Maya Beby Lewerissa, turut mengambil bagian dalam ajang Discover Nusantara 2026 yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan seni, budaya, kerajinan, kuliner, serta potensi ekonomi kreatif Maluku kepada masyarakat nasional

Polin, Pelinus Latuheru