Dede Yusuf : Komisi II DPR RI Nilai Penerimaan PNBP Sektor Pertanahan Lampung Sangat Kecil.

Dede Yusuf : Komisi II DPR RI Nilai Penerimaan PNBP Sektor Pertanahan Lampung Sangat Kecil.

SPEKTROOM.ID - Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Perana Putra, S.H.,M.H., Menghadiri rapat pertemuan dalam rangka penerimaan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI ke Provinsi Lampung, berlangsung di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, di Bandarlampung. Selasa (01/07/2025).

Pj. Sekda Kabupaten Tulang Bawang Barat, Perana Putra (Kanan) (Foto : Kominfo Tubaba)

Pertemuan tertutup kunjungan kerja Komsi Il DPR RI dalam rangka pengawasan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Sektor Pertanahan dan Pelayanan Pertanahan Pada Masa Persidangan IV Tahun 2024 - 2025 ini juga dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, sejumlah Bupati dan Walikota se-provinsi Lampung serta Forkopimda Provinsi Lampung.

Usai pertemuan Ketua Tim Komisi II Dede Yusuf mengungkapkan, kunjungannya ini membahas soal transparansi data hingga pemasukan PNBP sektor pertanahan.

"Jadi memang se-Indonesia ini sangat minim untuk PNBP nya, kata Dede Yusuf.

Setidaknya se-Indonesia hanya Rp3,2 triliun. Lampung bahkan hanya Rp20 miliar.

"Tadi Kepala Kanwil ATR/BPN Lampung mengatakan penerimaannya mencapai Rp.120 miliar. Tapi menurut saya jika ditinjau dari luas wilayah, masih sangat kurang, karena potensinya bisa sampai Rp150 miliar per tahun, tutup Dede.

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menyebutkan kunjungan ini terkait tranparansi data dan PNBP.

"Data tersebut ada di Kanwil ATR/BPN Lampung, maka tadi Kanwil ATR/BPN Lampung memaparkan kepada Komisi II" ujar Marindo.

Sementara Pemprov Lampung, hanya memfasilitasi saja karena PNBP tidak terkait langsung dengan pemprov Lampung, yang terkait langsung adalah Kabupaten dan Kota.

"Karena penerimaan PNBP sektor pertanahan, adalah kewenangan kabupaten kota, tapi bagaimana pajak yang dikelola ATR/BPN bisa berdampak pada Pemprov Lampung" tutupnya.(@Ng)

Berita terkait

Gubernur Mahyeldi: ASN Harus Jadi Garda Terdepan dalam Penanggulangan Bencana

Gubernur Mahyeldi: ASN Harus Jadi Garda Terdepan dalam Penanggulangan Bencana

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa kesiapsiagaan aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi resiko bencana bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang mendesak. Sebagai daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, Sumbar membutuhkan ASN yang mampu menjaga keberlangsungan pemerintahan sekaligus berperan aktif dalam penanganan keadaan darurat. Penegasan

Rafles
DPRD  Kota Ambon Sahkan Ranperda Pertanggung jawaban APBD 2025, Wali Kota Tegaskan Fokus Efisiensi dan Kesejahteraan Warga

DPRD Kota Ambon Sahkan Ranperda Pertanggung jawaban APBD 2025, Wali Kota Tegaskan Fokus Efisiensi dan Kesejahteraan Warga

Ambon-Spektroom : DPRD Kota Ambon menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Ambon Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Baileo Rakyat Belakang Soya, Senin (13/7/2026). Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa penyampaian pertanggungjawaban

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Pemkab Sleman Perkuat Layanan Dukcapil Lewat Penataan Jabatan Administrator

Pemkab Sleman Perkuat Layanan Dukcapil Lewat Penataan Jabatan Administrator

Sleman – Spektroom : Pemerintah Kabupaten Sleman kembali melakukan penataan organisasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Penataan tersebut ditandai dengan pelantikan dua pejabat administrator oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, di Aula Bima Kantor BKPP Sleman, Senin (13/7/2026)

Fatmawaty, Bian Pamungkas
ссс