Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor

Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, Sita Ferry Juliantono, bersama dekranasda di pontianak ( humas kemenkop)

Pontianak - Spektroom : Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar acara Heritage in Motion: Collective Culture, Craft & Culinary di Gedung Dekranasda Kalimantan Barat, sejak  Selasa (12/5). Agenda ini menekankan pentingnya koperasi sebagai wadah konsolidasi bagi pengrajin dan UMKM agar mampu menembus pasar ekspor.

Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, Sita Ferry Juliantono, menegaskan bahwa produk wastra, kriya, dan kuliner bukan sekadar produk yang bernilai ekonomi, namun menjadi identitas budaya yang harus diberdayakan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya ini memiliki potensi yang besar untuk kemudian dikelola agar dapat dipasarkan hingga ke manca negara.

“Kita ingin memastikan budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Sita di Pontianak Rabu ( 13/5/2026).

Sita menekankan bahwa koperasi menjadi solusi bagi UMKM yang selama ini harus menjadi Chief of Everything dalam usahanya. Pelaku UMKM kerap dihadapkan pada situasi dimana proses produksi, pemasaran, hingga mencari pembiayaan dilakukan secara mandiri.

“Melalui koperasi, pelaku usaha bisa lebih fokus pada produksi dan kualitas, sementara aspek pemasaran dan pembiayaan ditopang secara kolektif,” katanya.

Acara tersebut terlaksana berkat dukungan dari Kementerian Perdagangan, dengan melibatkan Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini juga dilaksanakan bertepatan dengan kunjungan kerja SERUNI Kabinet Merah Putih di Provinsi Kalimantan Barat. Dengan sinergi lintas lembaga tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing produk lokal sekaligus membuka akses pasar internasional.

Dalam acara ini peserta kegiatan mendapatkan pembekalan mengenai manajemen usaha, praktik baik penguatan anggota, serta strategi akses pasar. Selain itu juga ada Coaching Clinic dari LPDB. Pendampingan berkelanjutan juga dijanjikan agar manfaat koperasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi yang juga selaku Ex Officio Manajemen Usaha Destry Anna Sari menegaskan bahwa Kemenkop berkepentingan untuk membangun ekosistem usaha yang terintegrasi mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran, bagi UMKM mampu naik kelas. Bahkan diharapkan melalui ekosistem tersebut UMKM dapat menembus pasar ekspor.

Oleh karena itu salah satu wadah utama untuk memastikan ekosistem tersebut tercipta dengan baik adalah melalui koperasi. Koperasi dapat menjadi rumah besar UMKM dimana setiap pelaku usaha terkonsolidasi.

"Melalui koperasi diharapkan UMKM dapat meningkatkan usaha dan skala ekonomi melalui penguatan kelembagaan, akses permodalan, pemasaran serta penyediaan bahan baku," ujar Destry.

Semoga kegiatan ini memperkuat kolaborasi dan membawa manfaat bagi kemajuan Koperasi dan UMKM di Kalimantan Barat," katanya.

Dalam kegiatan ini sekitar 200 peserta yang terdiri dari Koperasi dan UMKM yang bergerak di bidang kriya, wastra, dan kuliner dilibatkan secara aktif. Sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada Koperasi dan UMKM agar semakin produktif dan berkembang, Kemenkop melalui Dekranas memberikan bantuan berupa peralatan produksi seperti kompor, mixer, mesin jahit serta bantuan paket sembako.

Berita terkait

Insentif Motor Listrik Dinilai Salah Arah, MTI Dorong Rp 500 Miliar untuk Angkutan Umum

Insentif Motor Listrik Dinilai Salah Arah, MTI Dorong Rp 500 Miliar untuk Angkutan Umum

Surakarta – Spektroom: Surakarta – Akademisi Prodi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, menilai kebijakan pemerintah memberikan insentif kendaraan listrik pribadi sebesar Rp500 miliar belum menyentuh kebutuhan dasar mobilitas masyarakat luas. Anggaran tersebut dinilai lebih tepat dialokasikan untuk memperkuat sistem transportasi umum di berbagai daerah.

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
Pemko Sawahlunto Kembali Gulirkan Program Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Pemko Sawahlunto Kembali Gulirkan Program Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto kembali menjalankan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) setelah sempat terhenti dalam dua tahun terakhir. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya.

Riswan Idris, Rafles