Delapan Pekan Ditempa, Siswa Al Hikmah IIBS Batu Siap Menjadi Generasi Mandiri dan Berprestasi

Delapan Pekan Ditempa, Siswa Al Hikmah IIBS Batu Siap Menjadi Generasi Mandiri dan Berprestasi
Pargelaran seni mewarnai penutupan Maju Pesat 2026 Al Hikmah IIBS Batu (.Foto.humas )

Batu - Spektroom : Delapan pekan menjalani masa adaptasi menjadi pengalaman penting bagi siswa baru kelas VII SMP Al Hikmah International Islamic Boarding School (IIBS) Batu. Program Maju Pesat 2026 yang membekali siswa menghadapi kehidupan boarding school resmi ditutup, Kamis (3/9/2026).

Penutupan berlangsung di Multi Hall Purpose (MPH) Al Hikmah IIBS Batu dan dihadiri guru, siswa kelas VII, wali murid, serta pengurus Yayasan LPI Al Hikmah.

Maju Pesat atau Masa Jumpa Pertama Siswa Angkatan dirancang untuk membantu siswa meninggalkan pola kehidupan lama dan membangun kebiasaan baru sebagai bagian dari komunitas boarding school.

Selama program, siswa mendapatkan pembinaan yang mencakup aspek spiritual, akademik, karakter, kedisiplinan, hingga kecakapan hidup.

Sekolah memberikan pembekalan tata tertib dan praktik ibadah harian, termasuk gerakan serta bacaan salat. Siswa juga mengikuti penguatan Bahasa Inggris dan matrikulasi Matematika, IPA, serta IPS.

Pembinaan karakter diperkuat melalui penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba bersama BNN Kota Batu. Sementara itu, pelatihan kesamaptaan bersama pihak kepolisian diberikan untuk membangun kedisiplinan dan kesiapan siswa.

Rangkaian Maju Pesat kemudian ditutup melalui pentas seni. Siswa menampilkan kreativitas dan kekompakan di hadapan guru, orang tua, serta pengurus yayasan.

Kepala SMP Al Hikmah IIBS Batu, Moh. Salahuddin Thalut, mengapresiasi kepercayaan orang tua yang menitipkan pendidikan putra-putrinya kepada Al Hikmah.

Salahuddin juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menjalani proses adaptasi secara mandiri selama program berlangsung.

“Ada tiga ucapan terima kasih yang kami sampaikan. Pertama, terima kasih karena telah mempercayakan putra-putrinya kepada SMP Al Hikmah IIBS. Kedua, terima kasih kepada orang tua yang mampu menahan diri untuk tidak mengunjungi anak-anak selama proses Maju Pesat. Ketiga, terima kasih karena telah berkomitmen mengembalikan anak-anak tepat waktu ke boarding,” ujarnya.

Penutupan Maju Pesat 2026 sekaligus menjadi momentum bagi Al Hikmah untuk memperkuat harapan terhadap perjalanan pendidikan siswa kelas VII.

Sekolah berharap siswa mampu mempertahankan kebiasaan positif yang telah dibangun selama delapan pekan. Kemandirian diharapkan tidak berhenti sebagai materi pembekalan, tetapi menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Al Hikmah juga berharap siswa mampu mengembangkan potensi akademik sekaligus memiliki akhlak yang baik, disiplin, bertanggung jawab dan mampu bekerja sama.

Sekolah ingin setiap siswa memiliki keberanian untuk bermimpi, kemampuan untuk berusaha, dan karakter untuk mempertanggungjawabkan setiap pencapaiannya.

Bagi Al Hikmah, prestasi akademik tidak menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan. Kemampuan siswa mengelola diri, menjalankan ibadah, menghormati orang lain, menaati aturan, serta menghadapi tantangan juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.

Karena itu, berakhirnya Maju Pesat bukan menjadi garis akhir. Program tersebut menjadi fondasi awal bagi siswa untuk memasuki kehidupan pendidikan di boarding school secara lebih matang.

Al Hikmah berharap siswa kelas VII tumbuh menjadi generasi yang mandiri, tangguh, berakhlak mulia, unggul secara akademik, memiliki jiwa kepemimpinan dan siap meraih prestasi.

“Setelah Maju Pesat selesai, perjalanan anak-anak justru baru dimulai. Bekal yang sudah diberikan harus mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi kebiasaan dan akhirnya menjadi karakter,” demikian pesan yang menjadi harapan Al Hikmah IIBS Batu.

Melalui sistem pendidikan boarding, Al Hikmah IIBS Batu berupaya memadukan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman. Sistem tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki kemandirian, integritas dan kepemimpinan.

Berita terkait

Prof. Masduki Ph.D: RRI, TVRI, Antara Digabung, Reformasi Media Publik atau “Super Media” Kekuasaan?

Prof. Masduki Ph.D: RRI, TVRI, Antara Digabung, Reformasi Media Publik atau “Super Media” Kekuasaan?

Yogyakarta — Spektroom : Tiga institusi media negara—Radio Republik Indonesia (RRI), Televisi Republik Indonesia (TVRI), dan Perum LKBN Antara—berada di persimpangan penting sejarah media Indonesia. Wacana menggabungkan ketiganya melalui revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran dapat menjadi pintu masuk membangun media publik yang lebih kuat. Namun, pada saat

Buang Supeno
41 Tahun Universitas Kristen Indonesia Maluku Dorong Generasi Muda Cerdas dan Beretika

41 Tahun Universitas Kristen Indonesia Maluku Dorong Generasi Muda Cerdas dan Beretika

Ambon - Spektroom: Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) merayakan puncak Dies Natalis ke-41 di Kota Ambon, Selasa (01/09/2026). Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menyampaikan pesan kepada mahasiswa dan generasi muda agar tidak hanya mengejar kecerdasan akademik dan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan kepedulian terhadap sesama.

Eva Moenandar, Afrizal Aziz