Delapan Personel Polresta Padang Diberhentikan Tidak Hormat, Kapolresta: Disiplin Harga Mati

Delapan Personel Polresta Padang Diberhentikan Tidak Hormat, Kapolresta: Disiplin Harga Mati
Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) digelar di halaman Mapolresta Padang (Foto: Humas Polresta Padang)

Padang-Spektroom : Delapan personel Polresta Padang diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pemecatan itu dilakukan dalam upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang digelar di halaman Mapolresta Padang, Jumat (14/8/2026).

Upacara dipimpin langsung Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo. Pemecatan dilakukan terhadap personel yang terbukti melanggar disiplin dan kode etik Kepolisian.

Kedelapan personel tersebut berinisial AIPTU I, AIPDA RSP, BRIPKA EF, AIPDA RS, AIPDA RE, BRIGADIR RPJ, AIPDA PE, dan AIPDA HH.

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan, PTDH merupakan bentuk ketegasan institusi terhadap anggota yang tidak dapat lagi dipertahankan.

“Setiap anggota Polri harus memahami bahwa kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab merupakan hal yang tidak bisa ditawar dalam menjalankan tugas,” kata Apri Wibowo.

Ia menjelaskan keputusan PTDH tidak diambil secara tiba-tiba. Prosesnya telah melalui mekanisme dan ketentuan internal Kepolisian.

Menurut Apri, kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga setiap personel. Karena itu, seluruh anggota diminta menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi.

“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga oleh setiap personel. Karena itu, jangan sampai ada tindakan maupun perilaku yang dapat mencederai citra Kepolisian,” ujarnya.

Kapolresta juga berharap pelaksanaan PTDH menjadi pembelajaran bagi seluruh personel untuk menjaga sikap, perilaku, dan nama baik institusi.

Ia menambahkan Polresta Padang akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar pelaksanaan tugas Kepolisian berjalan sesuai aturan.

Dengan adanya pemecatan ini, diharapkan seluruh personel Polresta Padang semakin meningkatkan disiplin, integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Berita terkait

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Jakarta – Spektroom: Bertani ternyata tidak selalu membutuhkan hamparan tanah yang luas. Di tengah keterbatasan lahan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, para pelajar SMAN 69 justru menemukan cara lain untuk belajar menghasilkan pangan. Melalui budi daya hidroponik, para siswa belajar menanam, merawat hingga memanen sayuran langsung di lingkungan sekolah. Suasana sekolah pun

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Jakarta – Spektroom: Kepedulian terhadap sesama tidak selalu lahir dari langkah besar. Kadang, ia tumbuh dari rumah-rumah sederhana, dari percakapan antarwarga, hingga dari tangan para kader yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Semangat itulah yang ingin dibangun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti