Trending

Demi Kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Percepat Normalisasi Jalur KA di Blitar

Demi Kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Percepat Normalisasi Jalur KA di Blitar
Petugas dari beberapa unsur melakukan penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Blitar (ft. Humas)

Madiun-Spektroom : Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 melakukan normalisasi jalur dengan penutupan Jalur Perlintasan No. 209 yang berlokasi di Dusun Kandangan, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi antara Tim Pengamanan KAI, Tim Resort JR 7.11 Blitar, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar dan Satlantas Polresta Blitar

Penutupan jalur perlintasan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi kewilayahan yang dilakukan 25 Pebruari lalu di Kantor Satlantas Polresta Blitar. Pertemuan tersebut menyepakati bahwa penutupan JPL 209 adalah prioritas utama dalam mendukung Operasi Ketupat Semeru 2026, mengingat lokasi tersebut memiliki potensi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan dan keamanan perjalanan KA dan masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa kejadian temperan (kecelakaan di jalur KA) masih menjadi perhatian serius. Sepanjang Tahun 2025 jumlah kejadian temperan sebanyak 24 kejadian dan Awal Tahun 2026 s.d. Maret ini tercatat sebanyak 5 kejadian.

Adapun untuk meminimalisir potensi gangguan perjalanan KA telah dilakukan penutupan JPL (Normalisasi). Sepanjang Tahun 2025 berhasil menutup 15 titik dan Tahun 2026 diprogramkan sebanyak 8 perlintasan akan ditutup, dan realisasi hingga berita ini diturunkan telah menutup sebanyak 3 titik.

"Kami tidak ingin mengambil risiko. Sepanjang awal 2026 saja sudah terjadi 5 kejadian temperan. Penutupan JPL No. 209 ini adalah bagian dari target penutupan 8 titik perlintasan yang kami canangkan di tahun 2026 untuk meminimalisir angka kecelakaan," tegas Tohari, Rabu (4/3/2026).

Mengingat frekuensi perjalanan KA akan meningkat selama masa Angkutan Lebaran, jeda waktu antar kereta (headway) akan semakin pendek. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari masyarakat.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat agar: 1. Masyarakat tidak membuka akses jalan baru secara ilegal di sepanjang jalur KA.

2. Pengguna jalan hanya menggunakan perlintasan resmi yang telah dilengkapi rambu keselamatan.

3. Warga tidak beraktivitas (bermain, berolahraga, atau berjualan) di sekitar jalur rel aktif.

"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan normalisasi jalur ini, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa melintasi rel di tempat yang tidak resmi bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga keselamatan diri," tutup Tohari.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP